Pemkab Subang Usulkan 5.000 PPPK Guru, Tapi Masih Nunggu ini

Usulkan 5.000 PPPK Guru di subang
YUGO EROSPRI /PASUNDAN EKSPRES KETERANGAN: Kabid Pengadaan BKPSDM Subang Hasan Sahroni saat memberikan penjelasan mengenai usulan PPPK.
0 Komentar

SUBANG-Badan Kepegawaian dan Pengembangan Sumber Daya Manusia (BKPSDM) Kabupaten Subang mengusulkan kouta 5.000 orang Pegawai Pemerintah dengan Perjanjian Kerja (PPPK) untuk guru.

Kepala BKPSDM Kabupaten Subang melalui Kepala Bidang Pengadaan BKPSDM Subang Hasan Sahroni sudah mengusulkan ke Kemenpan RB untuk pengadaan 5.000 PPPK guru.

“Untuk PPPK guru sebanyak 5.000 itu program Kemendikbud tentang tenaga guru PPPK,” katanya kepada Pasundan Ekspres, Senin (17/5).

Baca Juga:Sepi Pengunjung, Lebaran Tak Pengaruhi Pendapatan PedagangBermodalkan Kolam Plastik, Hasilkan Jutaan Rupiah dalam 15 Hari dari Bisnis Ini

Hasan mengutarakan, mengenai program Kemendikbud pengadaan PPPK untuk tenaga guru tersebut, Dinas Pendidikan dan Kebudayaan Kabupaten Subang membutuhkan 5.000 guru berdasarkan hasil kajian.

“Ya menurut kebutuhan, angkanya segitu (5.000 PPPK guru, red) untuk di Kabupaten Subang,” katanya.

Hasan memprediksi akan banyak yang mendaftar untuk PPPK guru tersebut. Untuk PPPK batas usianya 20 tahun sampai 1 tahun menjelang pensiun. Sedangkan untuk CPNS syarat batas usia pendaftar 18-35 tahun,

“Ini akan menjadi perdana di Kabupaten subang. PPPK karena berkaitan dengan perjanjian kerja maka akan ada durasi, mulai dari 1 – 5 tahun kerja dan bisa diperpanjang,” katanya.

Saat ini, BKPSDM Subang menunggu jawaban hingga akhir Juli 2021 mengenai usulan pengadaan PPPK ke Kemenpan RB.

“Kita berharap di akhir bulan Juli 2021 ini ya bisa ada pengumuman,” katanya.

Hasan menyampaikan, Menteri Mendikbud RI Nadiem Makarim mempunyai harapan target satu juta formasi PPPK untuk guru dapat dipenuhi dan digelar dalam seleksi PPPK tahun 2021 ini.

Baca Juga:Kisah Dokter Cantik Ayezia Balqis Lebaran tak Bisa LiburanSahlan: Santri Pas Jadi Duta Pancasila

“Nanti akan ada tiga ujian seleksi, diharapkan bisa dimulai bulan Agutus 2021 ini,” pungkasnya.(ygo/ysp)

 

0 Komentar