PKB Minta BKPSDM Kabupaten Subang Evaluasi PNS Gaib

Editor:

SUBANG-Mengenai temuan BKN pada 2014 soal adanya 97.000 data Pegawai Negeri Sipil (PNS) misterius, berbagai pihak mendorong untuk dilakukan evaluasi kepegawaian. Pasalnya, negara mengeluarkan biaya yang tidak sedikit untuk menggaji dan membayar tunjangan untuk PNS misterius tersebut.

Sekretaris DPC Partai Kebangkitan Bangsa (PKB) Kabupaten Subang Jaka Arizona menegaskan mengutuk keras PNS misterius atau gaib, karena anggaran Pemerintah Republik Indonesia seakan terbuang percuma hanya untuk membayar gaji, tunjangan dan lain-lain. Hal ini dirasa sangat sia-sia. “Ada apa dengan semua ini? PNS Gaib tersebut menerima gaji dan tunjangan dari negara,” katanya.

Jaka menjelaskan, terlebih temuan PNS Gaib berjumlah 97.000 menerima gaji dan tunjangannya sejak dari tahun 2014, bisa dikalkulasi berapa uang yang harus dikeluarkan oleh negara. “Itu jumlah yang banyak. Berapa negara harus mengeluarkan perbulannya,” jelasnya.

Jaka menambahkan, pihak BKPSDM Kabupaten Subang juga harus melakukan evaluasi kepada para PNS di Kabupaten Subang. Apakah ada PNS Gaib? Hal ini harus dilakukan penelusuran karena bisa saja hal tersebut terjadi. “Kami ingin ada evaluasi dari BKPSDM Kabupaten Subang. Jangan-jangan dari 97.000 PNS tersebut, ada juga dari Kabupaten Subang. “Andaikata ditemukan laporkan ke Kemendagri dan cabut anggaran tarik kembali agar tidak sia-sia memberikan gaji dan tunjangan,” tambahnya.

Salah satu PNS Kabupaten Subang yang tidak mau disebutkan namanya mengatakan, temuan PNS Gaib tersebut setidaknya membuat dirinya dan rekan lainnya iri. Pasalnya, tidak bertugas namun menerima gaji dan juga tunjangan. Pemerintah Indonesia harus mengusut tuntas temuan tersebut.

Kepala BKPSDM Kabupaten Subang Drs Cecep Supriatin pernah menyebutkan, jumlah PNS di Kabupaten Subang ada sebanyak 14.000 yang tersebar di kecamatan, SKPD dan lainnya. Namun ketika dimintai tanggapannya mengenai PNS Gaib, Cecep tidak memberikan, bahkan  saat dihubungi via Chat WhatsApp tidak menjawab.

Sementara sebelumnya, Kepala Badan Kepegawaian Negara (BKN) Bima Haria Wibisana mengungkap, ada hampir 100.000 data PNS yang misterius. Mereka mendapatkan gaji namun sosoknya malah ‘gaib’. “Ternyata hampir 100.000, tepatnya 97.000 data misterius. Dibayar gajinya, bayar iuran pensiunan tapi enggak ada orangnya,” katanya.

Data tersebut dikatakannya diperoleh saat pihaknya melakukan pendataan ulang PNS pada 2014. Pemutakhiran data sendiri baru dilakukan dua kali sejak 2002 dengan melakukan sistem manual.(ygo/vry)

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan.