oleh

Pemkab Subang Anggarkan Rp3 Miliar untuk Angkut Sampah

SUBANG-Sejak Minggu (30/5) jagat media sosial dibuat heboh dengan urusan darurat sampah di Kabupaten Subang. Diawali dengan aksi mantan Bupati Purwakarta Dedi Mulyadi yang mengangkut sampah di beberapa TPS di sekitar Subang Kota, hingga sidak Bupati Subang ke kantor Dinas Lingkungan Hidup esok harinya, Senin (31/5).

Dalam sekelumit peristiwa persampahan tersebut, ada yang menjadi pertanyaan banyak masyarakat baik di jagat media sosial maupun di non media sosial. Yakni tidak terlihatnya Kepala Dinas Lingkungan Hidup, yang notabene sebagai dinas atau Organisasi Perangkat Daerah yang tuhas pokok dan fungsinya menangani soal sampah tersebut.

Misalnya saja, saat Bupati mengunjungi Kantor Dinas Lingkungan Hidup, di sana Bupati hanya bertemu Kabid Pengolahan Sampah dan Limbah, Dito Sudrajat. Dito dalam kesempatan itu memaparkan kendala yang selama ini Dinas Lingkungan Hidup hadapi dalam urusan sampah, yakni kekurangan armada.

“Sementara ini Dinas Lingkungan Hidup hanya punya 45 unit armada. Yang beroprasi hanya 29 unit, 14 unit dalam status lelang, dan 2 unit dalam keadaan rusak berat,” lapor Dito pada Bupati.

Tak sampai di situ, Bupati bergegas ke TPS di area Cicadas, lagi-lagi batang hidung Kepala Dinas Lingkungan Hidup juga tak terlihat. Bupati hanya bertemu para pengendara aramada sampah yang hendak akan mengangkut sampah menuju TPA Jalupang.

Bahkan hingga Bupati sampai di TPA Jalupang, Kepala Dinas Lingkungan Hidup tidak terlihat, kabar yang dipetoleh Pasundan Ekspres saat mengkonfirmasi dimana keberadaan Kepala Dinas Lingkungan Hidup. Salah satu staf Dinas Lingkungan Hidup yang tidak mau disebut namanya, menyebut jika Kepala Dinasnya sedang berada di Bandung. “Sedang di Bandung,” ungkapnya.

Tidak berhenti sampai situ, Pasundan Ekspres mencoba menghubungi secara langsung ke no telpon Kepala Dinas Lingkungan Hidup, namun tidak aktif. Padahal hanya angun mengkonfirmasi apa saja langkah kongkret Pemkab Subang, khususnya Dinas Lingkungan Hidup sebagai stakeholder barisan depan urusan sampah menanggulangi darurat sampah di Subang saat ini.

Rencana Pemda Tanggulangi Sampah

Tidak berhasil mendapati keterangan dari Dinas Lingkungan Hidup, akhirnya Pasundan Ekspres mendapati keterangan dari Kepala BP4D Subang, Harry Rubianto.

Dalam kesempatan itu Harry menjelaskan, jika saat ini Pemda sedang mempersiapkan kerjasama dengan pihak ketiga untuk mengangkut sampah. Itu merupakan solusi jangka pendek untuk mengatasi sampah menumpuk di sejumlah TPS di Subang. Apalagi saat ini kekurangan armada pengangkut sampah, sehingga akhirnya harus mencari tambahan armada.

Harry menyampaikan, Pemda Subang menyiapkan anggaran untuk menyewa kendaraan pengangkut sampah hampir Rp3 miliar.

Anggaran sebesar itu bersumber dari dana Tak Terduga tahun 2021. “Solusi jangka pendek kita akan kerjasama dengan pihak ketiga untuk sewa armada pengangkut sampah,” ungkap Harry memenuhi undangan wawancara di Graha Pena Pasundan Ekspres, Senin (31/5).

Mengenai teknis kerjasama dengan pihak ketiga, kata Harry, bisa melalui penunjukan langsung maupun tender. Namun yang penting sesuai dengan aturan. Harry menjelaskan, persoalan sampah ini menjadi perhatian dari Pemda Subang. Harry memastikan dengan solusi jangka pendek melalui kerjasama pihak ketiga tersebut, dapat meminimalisir sampah menumpuk di sejumlah TPS di Subang

Sementara Bupati Subang, H Ruhimat menginstruksikan Dinas Lingkungan Hidup, agar lebih tanggap dan bergerak cepat mengatasi berbagai keluhan terkait penumpukan sampah di berbagai tempat. “Saya juga meminta kepada dinas-dinas terkait agar bersinergi dalam menyelesaikan permasalahan darurat yang membutuhkan solusi dengan segera,” jelas Bupati Subang H Ruhimat.

Tidak hanya ke Dinas Lingkungan Hidup bahwa ke seluruh elemen masyarkaat Bupati berharap agar bisa bergotong royong tanggulangi urusan sampah di Subang dengan gotong royong.

“Kami meminta semua pihak agar bersama-sama bergotong royong dalam melewati kondisi saat ini. Pemkab saat ini sedang berupaya keras agar permasalahan sampah dapat segera teratasi,” tukas Ruhimat. (idr/vry)

Komentar

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *