oleh

Waspada! Varian Delta Lebih Cepat Menyebar, 1.157 BOR RSUD Terisi Penuh

KARAWANG-Sedikitnya, ada 21 orang warga Karawang terpapar Covid-19 varian Delta (B.1.617). 20 orang diantaranya dinyatakan sembuh dan satu orang meninggal dunia akibat adanya penyakit penyerta.

Juru Bicara Satgas Penanganan Percepatan Covid-19 Karawang, Fitra Hergyana menyatakan, kasus varian Delta tersebut yang berhasil ditemukan saat ini. Diketahuinya varian Delta setelah hasil sampel yang telah diberikan untuk dilakukan Whole Genom Sequencing (WGS) sebulan lalu. WGS sendiri merupakan salah satu metode untuk memetakan varian Covid-19 yang masuk ke Indonesia oleh Lembaga Ilmu Pengetahuan Indonesia (LIPI). Dan, WGS sendiri merupakan upaya mencegah masuknya varian Covid-19 yang berasal dari luar Indonesia.

“Ada 300 sampel yang CT (Cycle Threshold) kurang dari 30 kita kirimkan sampelnya. Hasilnya sebanyak 21 orang ternyata terpapar varian delta,” kata Fitra saat menggelar jumpa pers di Makodim 0604 Karawang, Senin (21/6).

Fitra mengatakan, dari 21 orang tersebut telah dinyatakan sembuh sebanyak 20 orang dan satu orangnya meninggal dunia karena adanya penyakit bawaan.

“Kita sudah melakukan tracing, kepada keluarga dan kerabatnya,” kata dia.

Ia mengakui Covid-19 varian Delta tersebut jauh lebih berbahaya. Bahkan penyebaran virus tersebut jauh lebih cepat dibandingkan dengan varian virus Covid-19 lainnya.

Dari data yang Dinkes Karawang miliki, varian delta ini kebanyakan menyebar di wilayah Kecamatan Kutawaluya. Selain itu, ada juga di Kecamatan Cikampek, Telukjambe Timur, Karawang Timur, Klari, Telagasari, hingga Cilamaya Wetan.

Sementara itu, kasus harian Covid-19 di Karawang mengalami peningkatan yang cukup signifikan sejak Minggu 20 Juni 2021.

Ia membeberkan, sebanyak 1.157 keterisian tempat tidur rumah sakit atau bed occupancy ratio (BOR) kini telah terisi 94,2 persen. Jumlah tersebut adalah jumlah dari seluruh Rumah Sakit (RS) di Kabupaten Karawang yang menangani pasien Covid-19 baik RS swasta maupun RS rujukan.

Fitra mengatakan, untuk RS rujukan sudah 100 persen full terisi. Ia mengatakan, ketersediaan bed ditambah namun jumlah pasien terus bertambah. Hal ini membuat pemerintah Kabupaten Karawang semakin menggalakkan dan memperketat protokol kesehatan di masyarakat. Sejumlah hal sudah dilakukan sebagai bentuk upaya menekan penyebaran Covid-19 di Karawang.

Namun, sebesar apapun usaha dan upaya Pemerintah Karawang beserta seluruh jajarannya dalam menanggulangi Covid-19, jika tidak dibarengi dengan kepedulian dan peran serta masyarakat Karawang untuk ikut mendukung program pemerintah. Sepertinya semuanya akan jadi percuma.

“Untuk itu, mari bersama-sama kita dukung pemerintah dalam memerangi virus ini, juga ringankan tugas-tugas mereka untuk tujuan kita bersama, Karawang bebas dari korona. Kami mengimbau masyarakat untuk terus mematuhi protokol kesehatan, patuhi 5M,” ucap Fitra.

Saat ini, Satgas Covid-19 mulai beraksi untuk menekan laju paparan Covid-19 di Kabupaten Karawang, seiring dengan melonjaknya warga yang terpapar. Baru-baru ini, Satgas menutup Lapang Karangpawitan, lantaran menimbulkan kerumunan warga meski sedang berolahraga.

“Iya memang ada kerumunan, tadi pagi di Lapang Karangpawitan,” kata Dandim 0604 Karawang, Letkol Inf Medi Hariyo Wibowo yang juga Wakil Ketua II Satgas Penanganan Covid-19 Karawang, kemarin.

Diakuinya, Lapang Karangpawitan memang menjadi fasilitas publik yang sering dipakai berkegiatan, namun saat kondisi Covid-19 ini, diimbau kepada masyarakat untuk tidak mengadakan aktifitas yang menimbulkan kerumunan.

“Sebenarnya sudah kami imbau ke warga agar tidak membuat aktifitas berkerumun, apalagi kini kasus Covid-19 tengah meningkat,” ujarnya.(aef/ddy/vry)

Infografis

Covid-19 Varian Delta

21 Warga Karawang Terpapar

1 Meninggal Akibat Penyakit Penyerta

20 Sembuh

 

Sebaran Varian Delta

Kecamatan Kutawaluya

Kecamatan Cikampek

Kecamatan Telukjambe Timur

Kecamatan Karawang Timur

Kecamatan Klari

Kecamatan Telagasari

Kecamatan Cilamaya Wetan

——————–

Pantauan Covid-19 di Kabupaten Karawang

Terkonfirmasi 22.460 Orang

Masih Perawatan 888 Orang

Isolasi Mandiri 959 Orang

Sembuh 19.925 Orang

Meninggal 688 Orang

Komentar

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *