Jalan Rusak Akibatkan Rawan Kecelakaan dan Ancam Pengendara, Wabup Surati Pemprov

Jalan Rusak Akibatkan Rawan Kecelakaan dan Ancam Pengendara, Wabup Surati Pemprov
PASUNDAN EKSPRES/INDRAWAN SETIADI Wakil Bupati Subang Agus Masykur
0 Komentar

SUBANG-Memuntahkan kegeramannya soal banyaknya jalan provinsi dalam keadaan rusak berat, Wakil Buoati Subang, Agus Masykur Rosyadi mengaku telah menyurati Pemerintah Provinsi Jawa Barat.

Dia menyebut, di Subang, terutama sepanjang Ciater sampai Pamanukan, yang merupakan jalan milik Provinsi Jawa Barat banyak terdapat kerusakan. “Saya sudah berkali-kali surati, menyampaikan banyaknya jalan rusak milik provinsi, di Kabupaten Subang,” ungkapnya.

Kerusakan jalan tersebut juga diakuinya begitu membahayakan bagi banyak pengendara, sehingga harus secepatnya mendapati perbaikan. Kendati demikian, Agus menyebut sebelumnya beberapa ruas jalan yang rusak tersebut tidak terprediksi, sehingga tidak teranggarkan oleh pemerintah provinsi.

Baca Juga:Rotasi Keenam, 194 Pejabat Pindah Tugas, Bupati: Untuk Penyegaran OrganisasiKolaborasi dengan Bank Domestik dan BPD, BRI Terus Kembangkan Bisnis Treasury & Global Services

“Adapun perbaikan yang bisa diupayakan paling menggunakan anggaran pemeliharaan. Itu pun prosesnya harus menganggarkan lagi, tapi setelah disurati berkali-kali mudah-mudahan bisa ditindaklanjuti oleh pemerintah provinsi,” papar Agus lagi.

Kerusakan jalan provinsi tersebut sangat terlihat di area Jalan Raya Subang Bandung antara Jalancagak sampai dengan Cijambe dalam kondisi berlubang-lubang yang cukup menganga, dengan lebar antara 40 centimeter hingga 1,5 meter, kedalaman antara 20 hingga 40 centimeter.

Sehingga dapat membahayakan para pengguna jalan khususnya pengendara roda dua, terlebih di saat musim penghujan seperti sekarang ini.

Maman (55) salah seorang pengguna jalan mengeluhkan, dengan Komdisi jalan rusak seperti ini.

“Riskan saja pak. Kita jalan harus berhati-hatilah. Kalau tidak berhati-hati, bisa-bisa kita celaka. Selain lubangnya lebar-lebar, juga kedalaman lubangnya cukup dalam juga pak. Kalau ban motor masuk ke lubang dengan kecepatan tinggi, bisa membahayakan pengemudi,” ujar Maman.

Tak sedikit kata Maman, pengendara roda dua yang mengalami kecelakaan, diperparah dengan adanya genangan air hujan. Banyak pengemudi atau pengendara yang tidak tahu ada lubang didepannya.

“Kalau lagi hujan atau hujan sudah reda, kita kan enggak bakalan tahu ada lubang yang menganga di depannya. Pastinya, kita main hantam saja,” terangnya.

Baca Juga:Keren!! Pemdes Mekarsari Olah Sampah Plastik Menjadi Bahan Bakar MinyakKSOP Patimban Buka Peluang Ekspor Komoditi Unggulan

Maka ia meminta kepada Pemerintah Provinsi Jawa Barat, agar secepatnya diperbaiki. Agar tidak menambah banyak korban lainnya yang berjatuhan. “Saya mohon Pak Gubernur Ridwan Kamil, agar secepatnya diperbaiki,” pungkas Maman.(idr/vry)

0 Komentar