oleh

Boleh Piknik!!Objek Wisata di KBB Kembali Dibuka

NGAMPRAH-Para pelaku parawisata di Kabupaten Bandung Barat (KBB) kembali bisa bernafas lega, setelah Pemerintah Daerah membuka kembali izin operasional wisata. Hal itu hasil dari evaluasi terbaru Satgas Covid-19 Provinsi Jawa Barat yang menyatakan KBB kembali menjadi zona oranye.

Kepala Dinas Pariwisata dan Kebudayaan (Disparbud) KBB Heri Partomo mengatakan jika objek wisata di KBB saat ini sudah diizinkan kembali beroperasi menindaklanjuti hasil evaluasi terbaru Satgas Covid-19 Provinsi Jawa Barat. “Berhubung KBB ada pada zona oranye, otomatis destinasi wisata dibuka kembali sesuai ketentuan,” kata Heri saat dihubungi, kemarin.

Meski demikian, kata dia, ada syarat yang wajib dipatuhi para pengelola wisata saat membuka kembali wisatanya yakni penerapan protokol kesehatan secara ketat, di antaranya penerapan carrying capacity 25 persen. “Untuk carrying capacity itu 25 persen dan wajib dipatuhi. Lalu untuk jam operasional maksimal sampai jam 18.00 WIB. Kita ingatkan pengelola dan pengunjung untuk disiplin menerapkan prokes,” jelasnya.

Heri menjelaskan, sebetulnya penutupan tempat wisata mulai berlaku perhari Rabu 16 Juni 2021. Pihaknya mematuhi istruksi gubernur yang meminta menekan kedatangan wisatawan dari luar daerah selama sepekan untuk menanggulangi lonjakan kasus Covid-19. “Sesuai instruksi gubernur agar wilayah yang zona merah yakni Kabupaten Bandung dan Bandung Barat menutup aktivitas tempat wisata selama tujuh hari,” jelasnya.

Diizinkannya objek wisata beroperasi lagi lantaran berdasarkan hasil evaluasi zona sebaran Covid-19 terbaru KBB kini sudah kembali ke zona oranye atau daerah risiko sedang penyebaran Covid-19.

Padahal pada Rabu (23/6/2021), Pemerintah Daerah (Pemda) KBB melakukan perpanjangan masa penutupan seluruh objek wisata karena KBB masih bertahan di zona merah penyebaran Covid-19 hingga 29 Juni mendatang. “Mengacu data Pikobar sejak tadi malam, KBB sudah zona oranye jadi objek wisata kembali bisa beroperasi,” kata Plt Bupati Bandung Barat, Hengky Kurniawan, di Padalarang, Kamis (24/6).

Menurutnya secara aturan tim Satgas Covid-19, jika sudah masuk zona oranye maka objek wisata bisa kembali dibuka. Tinggal bagaimana kesiapan dari para pelaku wisatanya apakah mereka akan langsung buka atau menunggu kasus Covid-19 benar-benar turun.

Dirinya meyakini jika protokol kesehatan di tempat wisata yang ada di KBB sudah memenuhi standar. Namun untuk kali ini, kendati buka pihak pengelola hanya diperkenankan menerima kunjungan tamu maksimal 25 persen dari kapasitas tempat. Hal itu untuk mencegah terjadinya kerumunan di lokasi wisata. “Kapasitas kunjungan masih dibatasi 25 persen dari kapasitas tempat wisata. Prokes juga tetap harus diperhatikan dan kalau bisa memakai masker atau face shield secara rangkap,” tandasnya.

Sementara itu, Pengelola Objek wisata The Great Asia Afrika, Wawan berharap keadaan segera normal kembali dan tidak ada penutupan lagi. “Mudah-mudahan ini penutupan terakhir dan pandemi segera berlalu dan perekonomian khususnya pariwisata kembali normal,” ucapnya.(sep)

 

 

Komentar

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *