oleh

Cara Melakukan Isolasi Mandiri di Rumah

Cara melakukan isolasi mandiri di rumah ini perlu diketahui untuk yang mengalami gejala covid jika memang hasil swab menunjukkan positif. Ada banyak cara melakukan isolasi mandiri di rumah

Tata cara isolasi mandiri di rumah ini tidak terlalu ribet jika diterapkan dengan penuh kesabaran dan ikhtiar yang maksimal.

Banyak yang belum mengetahui tentang bagaimana tata cara isolasi mandiri itu, sehingga kita perlu mengetahui terlebih dahulu hal – hal yang menjadi faktor utama untuk melakukan isolasi mandiri di rumah

Keterangan tentang penanganan lebih lanjut tentang perawatan di rumah sakit bagi pasien corona ini mengharuskan orang-orang yang terkena gejala virus corona yang ringan, maka sebaiknya melakukan isolasi mandiri ini Seperti dilansir dari liputan6,

“Tidak semua pasien COVID-19 harus ke rumah sakit untuk mendapat penanganan lanjut. Pasien dengan gejala berat dan sedang yang berhak didahulukan untuk mendapatkan penanganan, baik isolasi maupun perawatan intensif di rumah sakit” ungkap Koordinator Tim Pakar dan Juru Bicara Satgas Penanganan COVID-19 Prof. Wiku Adisasmito dalam keterangan tertulisnya, Kamis (24/06/2021).

“Pemerintah mendukung upaya ini dengan catatan masyarakat berkomitmen menjalankan prosedur isolasi mandiri dengan baik di bawah pengawasan puskesmas yang merupakan bagian dari posko,” ucap Wiku.

Begini Cara Isolasi Mandiri Karena Corona versi KEMENKES

Cara Melakukan Isolasi Mandiri di Rumah

  1. Selalu memakai masker dan membuang masker bekas  di tempat yang ditentukan
  2. Jika sakit (ada gejala demam, flu dan batuk), maka tetap di rumah. Jangan pergi bekerja, sekolah, ke pasar atau ke ruang publik untuk mencegah penularan masyarakat
  3. Manfaatkan fasilitas telemedicine atau sosial media kesehatan dan hindari transportasi publik. Beritahu dokter dan perawat tentang keluhan dan gejala, serta riwayat bekerja ke daerah terjangkit atau kontak dengan pasien COVID-19
  4. Selama di rumah, bisa bekerja di rumah. Gunakan kamar terpisah dari anggota keluarga lainnya, dan jaga jarak 1 meter dari anggota keluarga
  5. Tentukan pengecekan suhu harian, amati batuk dan sesak nafas. Hindari pemakaian bersama peralatan makan dan mandi dan tempat tidur.
  6. Terapkan perilaku hidup sehat dan bersih, serta konsumsi makanan bergizi, mencuci tangan dengan sabun dan air mengalir dan lakukan etika batuk dan bersin.
  7. Jaga kebersihan dan kesehatan rumah dengan cairan desinfektan. Selalu berada di ruang terbuka dan berjemur di bawah sinar matahari setiap pagi (±15-30 menit)
  8. Hubungi segera fasilitas pelayanan kesehatan jika sakit berlanjut seperti sesak nafas dan demam tinggi, untuk mendapatkan perawatan lebih lanjut.

Sesuai Keputusan Menkes Nomor HK.01.07/MENKES/4641/2021 tentang Panduan Pelaksanaan Pemeriksaan, Pelacakan, Karantina, dan Isolasi Dalam Pencegahan COVID-19, karantina dilakukan sejak seseorang diidentifikasi sebagai kontak erat atau memenuhi kriteria kasus suspek yang tidak memerlukan perawatan Rumah Sakit

Dalam Keputusan Menkes Nomor HK.01.07/MENKES/4641/2021, karantina dan isolasi mandiri, bisa dilakukan di rumah masing-masing apabila syarat klinis serta syarat rumah dapat dipenuhi, yaitu:

Syarat Klinis Isoman:

1) Usia <45 tahun; dan

2) Tidak memiliki komorbid; dan

3) Tanpa gejala/bergejala ringan;

Syarat Rumah untuk Isoman:

1) Dapat tinggal di kamar terpisah; dan

2) Ada kamar mandi di dalam rumah.

Ketentuan lainnya:

– Jika tidak memenuhi syarat rumah, maka kontak erat/kasus suspek yang tidak memerlukan perawatan Rumah Sakit dapat menjalani karantina di shelter karantina desa/kelurahan.

– Jika semua orang yang tinggal serumah merupakan kontak erat dari kasus terkonfirmasi COVID-19 maka kontak erat dapat melakukan karantina di rumah selama memenuhi syarat klinis dan syarat rumah.

– Jika tidak memenuhi syarat rumah, maka kasus terkonfirmasi COVID-19 dapat menjalani isolasi di shelter isolasi desa/kelurahan.

– Jika semua orang yang tinggal serumah terkonfirmasi COVID-19 maka pasien dapat melakukan isolasi di rumah selama memenuhi syarat klinis dan syarat rumah.

Dilansir dari akun Instagram resmi Kemenkes yaitu @kemenkes_ri, terdapat Ketentuan ini sebagai berikut

  1. – Ventilasi dan pencahayaan yang baik
  2. – Kamar mandi terpisah, jika tidak tersedia, lakukan disinfeksi rutin permukaan yang sering disentuh
  3. – Gunakan alat makan/minum/mandi terpisah
  4. – Kamar tidur terpisah
  5. – Hindari kontak dengan orang lain serta tidak bepergian dan tidak menerima tamu
  6. – Gunakan masker dengan benar
  7. – Cuci tangan dengan sabun
  8. – Jaga jarak
  9. – Disinfektan/bersihkan permukaan dengan disinfektan secara berkala
  10. – Tangani sampah dengan hati-hati
  11. – Lakukan pemantauan gejala harian
  12. – Koordinasi dengan puskesmas
  13. – Jika muncul gejala atau semakin parah, lapor petugas
  14. – Orang yang merawat perhatikan protokol kesehatan 3M.

Berdasarkan Panduan Protokol Kesehatan Kementerian Pemberdayaan Perempuan dan Perlindungan Anak RI, prinsip isolasi mandiri di rumah haruslah meliputi:

  • 1. Tempatkan dalam ruangan tersendiri.
  • 2. Batasi pergerakan/minimalisasi berbagi ruangan yang sama.
  • 3. Pisahkan alat makan/alat mandi/peralatan ibadah.
  • 4. Dilarang makan bersama anggota keluarga.
  • 5. Terapkan perlindungan pribadi (menggunakan masker, mencuci tangan pakai sabun dengan air mengalir, mencuci perlengkapan pribadi, dan membersihkan permukaan benda).
  • 6. Batasi diri berinteraksi dengan masyarakat sekitar.

Ketika melakukan cara isolasi mandiri di rumah, harus memperhatikan hal berikut:

Cara Melakukan Isolasi Mandiri di Rumah

  • 1. Sediakan resep dan obat-obatan selama 2 (dua) minggu, makanan, dan kebutuhan pokok lain.
  • 2. Maksimalkan penggunaan telepon seluler untuk komunikasi dengan keluarga dan kerabat.
  • 3. Tetapkan rencana mengerjakan pekerjaan rumah dan pemenuhan kebutuhan dasar keluarga.
  • 4. Ketahui cara mengirimkan makanan untuk anggota keluarga lainnya yang isolasi di luar rumah.
  • 5. Jika orang tua yang terpapar mengalami kesulitan dalam pengasuhan pada anak, maka dapat menghubungi Dinas PPPA dan Dinas Sosial setempat untuk mendapatkan bantuan pengasuhan alternatif.
  • 6. Apabila membutuhkan layanan konseling, segera hubungi layanan keluarga, diantaranya SEJIWA Nomor 119 Ext 8, UPTD PPA, Puspaga.

Demikian tata cara melakukan isolasi mandiri di rumah menurut KEMENKES yang bisa diterapkan untuk pasien yang mengalami gejala covid-19. Semoga lekas sembuh. (Re/Jni)

Komentar

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *