oleh

Keluarga Pilar Utama Membangun Masyarakat

SUBANG-Kepala Dinas Pengendalian Penduduk, Keluarga Berencana, Pemberdayaan Perempuan dan Perlindungan Anak (DP2KBP3A) Kabupaten Subang, Dra Nunung Suryani MSi menyebut, keluarga merupakan pilar utama membangun masyarakat dalam berbagai bidang.

Menurut Nunung, mulai dari bidang kesehatan maupun pendidikan tidak terlepas dari peran keluarga. Selain itu peran keluarga sangat strategis untuk melaksanakan program-program pemerintah.

“Keluarga merupakan wahana yang pertama dan utama dalam menanamkan nilai- nilai kehidupan bagi anak- anaknya. Kami berharap khusus untuk orang tua semakin sadar bahwa keluarga merupakan pilar utama dalam membangun masyarakat,” ungkap Nunung kepada Pasundan Ekspres, dalam rangka peringatan Hari Keluarga Nasional (Harganas) ke-28.

Nunung menjelaskan, semua anggota masyarakat adalah anggota dalam keluarganya. “Maka ketika semua keluarga berkomitmen untuk meningkatkan kehidupan menjadi lebih baik, tentunya akan berkontribusi terhadap kemajuan masyarakat. Contohnya ketika keluarga berkomitmen untuk berperilaku hidup bersih dan sehat, maka ini akan berpengaruh terhadap lingkungannya,” paparnya.

Nunung mengatakan, tema Harganas yang ke-28 tahun 2021 ini yaitu Keluarga Indonesia Cegah Stunting. Dengan tema itu, kata Nunung, sangat dibutuhkan  peran penting  ayah dan ibu dalam menentukan tumbuh kembang anak. Dimulai dari merencanakan usia perkawinan yang tepat kemudian merencanakan jumlah anak dan merencakan jarak kelahiran.

“Ini sangat penting dalam mencegah terjadinya stunting di samping asupan gizi yang bagus ketika hamil dan buat anak pada saat 1.000 Hari Pertama Kehidupan (HPK),” jelasnya.

Nunung menjelaskan, keluarga juga berperan penting dalam memutus pandemi Covid-19. Seluruh anggota keluarga harus melaksanakan protokol kesehatan.

Bupati Subang H. Ruhimat mengajak pada seluruh masyarakat Kabupaten Subang untuk mewujudkan keluarga sebagai pilar pertama untuk mencegah stunting dan keluarga sebagai pilar utama dalam mencegah penularan Covid-19.

Kang Jimat, sapaan Bupati Ruhimat, menyampaikan saat ini untuk DP2KBP3A tugasnya bukan hanya ketahanan keluarga seperti program dua anak cukup. Namun berperan serta dalam sosialisasi terkait bagaimana cara mengatasi stunting dan termasuk mengatasi Covid-19.(ygo/ysp)

 

Komentar

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *