oleh

Pengembangan Patimban Ikuti Skema KPBU, Paket 5 dan 6 Sedang Tahapan Lelang

SUBANG-Kepala KSOP Kelas II Patimban Heri Purwanto menyampaikan, pada fase 1.2, Pemerintah akan mengerjakan pembangunan lanjutan Pelabuhan Patimban dalam 3 paket. “Rencananya ada paket 5,6 dan 7. Untuk paket 5 dan 6 sedang tahapan lelang. Kita harapkan akhir tahun ini atau awal tahun 2022 sudah kontrak,” imbuhnya.

Heri menambahkan, dalam pembangunan fase 1-2 yang terdiri dari Paket 5 dan 6 berupa lanjutan pembangunan car terminal, gedung perkantoran, terminal kontainer. “Ada juga pengerukan kolam sampai dengan -14. Paket 5 itu masih ke lanjutan pembangunan dermaga kendaraan sama pelebarannya, itu rencananya akhir tahun ini sudah kontrak atau tahun depan sudah kontrak. Sekarang sudah proses lelang sedang menunggu proses persetujuan dari Jepang,” imbuhnya.

Heri juga menyebut, untuk tahap 1.1 dan 1.2  itu,  konsep Pelabuhan Patimban tidak dalam bentuk U. “Ketika sudah selesai Pelabuhan Patimban itu tidak U, Tapi L konsepnya. Itu yang dikerjakan Pemerintah. Konsep U itu kalau nanti sudah selesai pembangunannya secara keseluruhan,” imbuhnya.

Sementara, untuk menyambungkan jadi U disisi sebelah timur, rencananya akan digunakan skema Kerjasama Pemerintah Badan Usaha (KPBU). “Jadi nanti swasta yang akan mengerjakan dan dilelangkan. Tapi itu nanti ya setelah tahap 1.2 ini selesai, akan tersambung menjadi U. Tapi tahapannya masih panjang,” imbuhnya.

Sementara saat ini, terkait dengan fasilitas pendukung yang ada dan sudah siap diantaranya dermaga kontainer, terminal kendaraan dan lapangan penumpukan kendaraan telah siap. “Kalau untuk lapangan penumpukan domestik ya itu kapasitasnya sudah diangka 900 kendaraan, sedang untuk ekspor itu bisa sampai 3000 kendaraan,” tambahnya.

Sementara untuk kapasitas terminal kendaraan sudah mencapai kapasitas 250.000 TEUS. Dengan demikian, Heri memastikan dalam pembangunan Fase 1.1 ini, pekerjaan pembangunan Pelabuhan Pelabuhan dapat terus mendukung kegiatan operasi terbatas di Pelabuhan Patimban.

Untuk paket 1 telah mencapai 99,8% yang terdiri dari dermaga peti kemas 420 x 34 meter berkapasitas 250.000 TEUs, dermaga kendaraan 300 x 33 meter berkapasitas 218.000 CBU, area reklamasi 60 hektare, dan area kolam pelabuhan.

Kemudian, paket 2 yang terdiri dari pengerjaan breakwater, seawall, dan pengerukan alur pelayaran saat ini progresnya telah mencapai 92%.

Sementara itu, untuk pengerjaan jembatan penghubung yang masuk dalam paket 3 saat ini progresnya  mencapai 72%. Ditargetkan pengerjaan paket telah selesai pada akhir tahun 2021. “Untuk paket 4 pekerjaan access road sudah selesai 100%. Namun masih ada sedikit kekurangan pada sisi ramp on/ramp off menuju pelabuhan yang akan segera diselesaikan,” imbuhnya.(ygi/vry)

Komentar

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *