oleh

Jelang Musim Tanam Gadu Petani Lakukan Pengolahan Lahan dan Semai Benih

SUBANG-Jelang musim tanam gadu, Desa Rancasari mulai melaksanakan kegiatan tanam padi. Saat ini sebagian besar sudah melakukan pengolahan lahan dan persiapan semai benih.

PPL BPP Pamanukan di Desa Rancasari M. Aditya Nugraha mengatakan, sebanyak 75-100 hektare lahan sudah mulai tanam. Tepatnya berada di sawah blok Jarakosta dan Kebontiwu.

“Pamanukan sudah ada yang tepatnya di Desa Rancasari tapi kebanyakan memang masih dalam pengolahan lahan,” ucapnya.

Sementara itu, untuk lahan lainnya diperkirakan tanam pada bulan Agustus. Saat ini para petani juga terus berusaha memanfaatkan sumber air yang ada.

“Sebagian sudah mulai melaksanakan semua dan pengolahan kalau yang Wilayah utara jalan belum ada pengolahan,” imbuhnya.

Untuk Desa Rancasari sendiri saat ini mayoritas varietas padi yang ditanam adalah jenis IR 42. Kebutuhan jenis ini banyak diperlukan untuk dunia industri seperti bahan dasar tepung, terigu, mie dan lainnya.

“Kalau yang sekarang mah IR 42 semua. Padi 10 nanti, soalnya kan umurnya lebih pendek dari 42,” ucapnya.

Sementara itu, untuk wilayah lain di kecamatan Pamanukan diperkirakan pada bulan Agustus nanti juga sebagian besar melaksanakan pengolahan tanah dan sebagian lagi sudah melaksanakan tanam padi.

Sementara itu di sisi lain, belum lama ini Adit mengungkapkan, kegiatan Simurp yang dilakukan dalam rangka climate smart agriculture (CSA) atau Pertanian ramah lingkungan.

Beberapa diantaranya yang sudah dilaksanakan yakni penggunaan pupuk organik cair diharapkan dapat menekan penggunaan pupuk kimia serta mengurangi efek gas rumah kaca dari pertanian.

“Pelatihan ini nanti saat pupuk organik cair selesai dibuat bisa digunakan ketika olah tanah. Ini dapat membantu pembusukan jerami dan merawat kondisi tanah,” ucapnya.(ygi/ysp)

 

Komentar

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *