oleh

Jalan Lingkar Kota Lintasi Cibogo dan Cijambe

SUBANG-Bupati Subang, H Ruhimat kembali buka jalan baru, yang disebut dengan Jalan Lingkar Kota, Rabu (28/7). Jalan Lingkar Kota tersebut masuk melalui Kecamatan Cibogo, yakni Desa Sadawarna melalui Jalan Lingkar Waduk Sadawarna, tembus ke Kecamatan Cijambe. Rencananya, panjang jalan tersebut sekitar 17 kilometer, yang sudah dalam proses pengerjaan oleh Konsorsium Sadawarna sepanjang 10 kilometer.

“Alhamdulillah sudah ada jalan baru lagi. Ini Jalan Lingkar Sadawarna. Cuma, saya sudah bicarakan pada Konsorsium Sadawarna untuk melanjutkan sepanjang 7 kilometer, supaya bisa jadi Jalan Lingkar Kota, tembus ke Kecamatan Cijambe,” papar H Ruhimat saat tinjau pembuatan Jalan Lingkar Kota.

H Ruhimat berharap, jalan baru tersebut bisa menumbuhkan perekonomian masyarakat. Selain bisa dimanfaatkan untuk membuka peluang usaha di sektor pariwisata, juga bisa mempermudah akses dari desa-desa yang sebelumnya seperti terisolir.

“Seperti Desa Cibalandong Jaya ini kan jauh kemana-mana. Aksesnya terbatas. Sekalipun ada beberapa KK yang nantinya terelokasi, namun tetap nanti tersedia akses yang bagus,” tambahnya.

Dia juga memastikan, agar segala prosedur seperti analisis dampak lingkungan benar-benar diperhatikan, agar tidak terjadi hal-hal yang nantinya malah menimbulkan persoalan baru. “Mengingat ini dataran tinggi, bentang alam harus menjadi perhatian dalam pembukaan jalan baru ini, agar tidak menimbulkan persoalan dikemudian hari,” tambahnya lagi.

Dalam kesempatan yang sama, Humas Konsorsium Sadawarna, Deden Rudiyana mengapresiasi perhatian pemerintah daerah atas salah satu proyek strategi nasional tersebut. Terlebih adanya upaya untuk menjalin sinergitas, dalam memanfaatkan jalan yang saat ini sedang dalam pembangunan.

“Soal yang diungkapkan Bupati untuk menambah sekitar 7 kilometer lagi, kami akan komunikasikan secepatnya dengan para pimpinan,” ungkapnya.

Dia juga mengungkapkan harapan yang sama dengan Bupati, agar kemudian hari jalan baru ini bisa dimanfaatkan secara optimal oleh pemerintah daerah. Terutama untuk menumbuhkan perekonomian masyarakat.

“Setelah jadi nanti kan ada banyak yang bisa dilakukan Pemda. Salah satunya menumbuhkan pariwisata di kawasan ini,” tukasnya.(idr/vry)

Komentar

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *