oleh

Pembangunan Jargas Rumah Tangga Kejar Target di Tengah Pandemi

SUBANG-Program pembangunan Jaringan Gas (Jargas) untuk Rumah Tangga di Kabupaten Subang Tahun ini berjalan seperti yang diharapkan. Proyek pembangunan yang dimulai sejak Maret 2021 hingga saat ini masih terus berlangsung meskipun ditengah kondisi Pandemi.

Seperti diketahui, Jargas Subang dibangun menggunakan APBN tahun 2020 melalui Ditjen Migas Kementerian ESDM dengan jumlah 5.488 Sambungan Rumah (SR) atas Pengajuan Bupati Subang. Untuk mendukung dan mensukseskan Program Jargas di Kabupaten Subang, Bupati H Ruhimat membentuk Tim Percepatan Jargas yang beranggotakan para kepala dinas dan instansi terkait.

Adapun pembangunan Jargas ini merupakan tahap kedua dari Jargas sebelumnya yang dibangun pada tahun 2013 sejumlah 4.000 SR di Desa Cidahu dan Kelurahan Dangdeur. Sedangkan pembangunan tahun ini merupakan program penambahan sambungan rumah yang dibangun di Kelurahan Dangdeur, Cigadung dan Karanganyar.

Sementara sumber pasokan gas berasal dari sumber yang sama seperti sebelumnya yaitu dari Stasiun Pengumpul Gas di Cidahu milik Pertamina EP.

Pada Rabu (04/08), telah dilakukan survey lokasi untuk persiapan pekerjaan Tie-In atau penyambungan pipa dari pipa eksisting ke pipa penambahan yang baru, dihadiri oleh perwakilan pihak Ditjen Migas KESDM, PT Pertagas Niaga sebagai Operator, PT Pratiwi Putri Sulung sebagai kontraktor pembangunan, PT Subang Energi Abadi (BUMD Subang) sebagai Pelaksana Operation and Maintenance.

Direktur Utama PT Subang Energi Abadi (SEA) Guntur Setiawan yang didampingi oleh Direktur Operasional Ahmad Mudofir menyampaikan, bahwa sejak Maret 2017 hingga kini PT SEA tetap dipercaya oleh PT Pertagas Niaga menjadi Pelaksana Operation and Maintenance Jargas di Kabupaten Subang. Segenap Jajaran Direksi, Dewan Komisaris dan Karyawan PT SEA berkomitmen untuk terus memberikan pelayanan prima kepada pelanggan Jargas Rumah Tangga di Kabupaten Subang, sehingga masyarakat dapat merasakan manfaat maksimal dengan keberadaan Jargas tersebut. “Sebagai daerah penghasil gas bumi, keberadaan jargas ini dapat memberikan manfaat langsung kepada masyarakat Subang dengan beberapa keuntungan diantaranya lebih efisien, lebih aman, ramah lingkungan dan yang pasti harganya lebih murah dibandingkan penggunaan tabung LPG 3 kg. Mohon doa dan support-nya kepada masyarakat Subang agar penyelesaian pembangunan Jargas ini berjalan dengan lancar dan tepat waktu. Target pada awal November 2021 penambahan sebanyak 5.488 rumah tangga sudah dapat teraliri gas semuanya,” ungkap Guntur Setiawan.(adv)

Komentar

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *