DP2KBP3A Gelar Pelatihan Pengolahan Sampah Rumah Tangga dan Pencanangan SITAMPAN

DP2KBP3A Gelar Pelatihan Pengolahan Sampah Rumah Tangga dan Pencanangan SITAMPAN
Kepala DP2KBP3A Kabupaten Subang, Dra Nunung Suryani MSi (tengah), Asda 1 Rahmat Effendi (ketiga kiri), Kabid Pengendalian Penduduk Romli SPd (kedua kiri) beserta tamu undangan dan peserta pelatihan berfoto bersama.
0 Komentar

SUBANG-Sebanyak 30 Ketua Kampung Keluarga Berkualitas (KB) mengikuti Pelatihan Pengolahan Sampah Rumah Tangga dan Pencanangan SITAMPAN (Strategi Pengolahan Sampah Mandiri di Kampung Keluarga Berkualitas), Selasa (10/8). Dilaksanakan di Balai Musyawarah Kampung Cibogo Beringas RW 18 Kelurahan Dangdeur.

Kegiatan tersebut diselenggarakan oleh Dinas Pengendalian Penduduk, KB, Pemberdayaan Perempuan dan Perlindungan Anak (DP2KBP3A). Asda 1 Setda Rahmat Effendi yang membuka pelatihan tersebut memberikan apresiasi. Menurutnya, pelatihan tersebut sebagai upaya untuk mewujudkan ketahanan ekonomi keluarga. Sebab pengelolaan sampah rumah tangga ini dapat memberikan pendapatan bagi keluarga.

Kepala DP2KBP3A Kabupaten Subang, Dra Nunung Suryani MSi mengatakan, melalui latihan ini diharapkan masyarakat bisa mengolah sampah rumah tangga secara mandiri. Sehingga nanti sampah tidak langsung dibuang.

Baca Juga:Dinsos Klaim Tak Ada Pemalsuan Beras, SRI: Kualitas dan Kuantitas Sudah SesuaiPAD Diprediksi Defisit Rp120 Miliar, Wakil Bupati Minta Bapenda Optimalkan Pendapatan

Sampah yang dikelola yakni merupakan sampah organik. Pengelolaan sampah organik ini melalui budidaya maggot. Nantinya sampah itu bisa digunakan untuk pupuk dan pakan ternak.

“Mudah-mudahan dengan pengelolaan sampah secara mandiri ini, selain menciptakan lingkungan yang bersih dan menangani permasalahan sampah juga mendapat tambahan income bagi keluarga yang ada di Kampung KB,” ungkap Nunung kepada Pasundan Ekspres, Selasa (10/8).

Dia menyampaikan, kegiatan ini tak hanya sekedar pelatihan tapi akan ditindaklanjuti. DP2KBP3A akan memantau implementasi hasil pelatihan tersebut di Kampung KB.

Kepala Bidang Pengendalian Penduduk DP2KBP3A Kabupaten Subang, Romli SPd menyampaikan, dengan pelatihan ini diharapkan bisa menyelesaikan persoalan sampah. Penyelesaian persoalan sampah ini dimulai dari lingkungan kecil yakni Kampung KB.

“Seluruh Ketua Kampung KB mengikuti pelatihan pengolahan sampah melalui budidaya maggot. Di samping mengatasi persoalan sampah, juga keluarga bisa menghasilkan income,” ungkapnya.

Dia mengatakan, kegiatan pengolahan sampah merupakan salah satu bagian untuk mewujudkan Keluarga Berkualitas (KB). “Kampung KB bukan hanya menangani persoalan sampah sampah saja, tetapi semua aspek kehidupan yang ada di masing-masing keluarga. Mudah-mudahan dengan adanya Kampung KB semua persoalan keluarga bisa ditangani,” jelasnya.

Ketua Pokja Kampung KB Cibogo Beringas, Teddy Koswara SSos selaku pemateri dalam kesempatan itu memberikan penjelasan kepada peserta mengenai pengolahan sampah rumah tangga melalui maggot. Budidaya maggot itu untuk mewujudkan Subang Zero Waste, Ketahanan Pangan, dan Kelestarian Alam.

0 Komentar