oleh

Sukses Usaha Ternak Madu Lebah

SUBANG-Untuk memulai usaha perlu perjuangan yang panjang.  Itulah yang dialami oleh Hj Aneng. Dia kini memiliki usaha ternak madu lebah.

Hj Aneng seorang Muslimat Desa Gembor itu menyampaikan, awalnya diajak untuk bisnis ternak oleh perusahaan madu di Bandung. Ajakan itu melalui kakaknya.

“Pihak PT sudah lama menawarkan usaha itu,  karena kakak dan kami sama-sama mengurus ibu yang sakit jadi usaha ternak madu lebah itu tidak begitu ditanggapi,” jelasnya.

Sistem pengelolaan ternak madu lebah ini cukup mudah. Dia hanya memelihara stup kotak yang ditanami bunga sebagai media lebah memproduksi madu.

“Kewajiban kami sebagai mitra, hanya menanam bunga dan  bunga penunjang,” katanya.

Kemudian dalam jangka tertentu sudah bisa dipanen. Kotak-kotak berisi tanaman bunga itu diambil oleh PT sebagai mitra produksi lebah madu.

Satu kotak senilai Rp1.200.000. Setelah empat bulan dibeli kembali oleh PT sebesar Rp1.600.000.

“Jadi kita kebagian Rp400.000/kotak hanya  memelihara saja selama empat bulan,” kata Hj. Aneng.

Penjualan madu saat ini cukup diminati oleh masyarakat. Sebab fungsi dan manfaat madu bisa mengobati berbagai macam keluhan dan penyakit.(dan/ysp)

Komentar

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *