oleh

Sebulan Berlalu, Kasus Pembunuhan Ibu dan Anak di Subang Menemui Titik Terang?

Sebulan Berlalu, Kasus Pembunuhan Ibu dan Anak di Subang Menemui Titik Terang? Diketahui sudah hampir sebulan yang lalu, kejadian tewasnya Ibu dan Anak, Tuti Suhartini (55) dan Amalia Mustika Ratu (23) di Subang, Jawa Barat

Disebut-sebut, alat bukti sudah terkumpul hingga saat ini, namun belum juga ditetapkan satu pun tersangka.

Dari hasil Olah TKP terbaru, dikabarkan dari sumber terpercaya pada Minggu 19/09/2021, ditemukan DNA dari puntung rokok, yang mana setelah dilakukan cek ricek, pemilik DNA tersebut berinisial D (20),

Hal itu pun dijelaskan oleh narasumber yaitu Ibu Lilis, kaka dari almarhumah Tuti Suhartini, yang mana beliau menjelaskan bahwa Pria berinisial D tersebut adalah sepupu dari mendiang almarhumah Amel dan ponakan dari almarhumah ibu Tuti.

Seperti dirangkum dari penjelasan Ibu Lilis saat wawancara virtual dengan salah satu televisi nasional, Minggu (19/09/2021), pria berinisial D tersebut juga datang ke rumah pa Yosep atau ke rumah korban, jika diminta datang untuk mengerjakan pekerjaan yang diminta oleh pa Yosep dan alharhumah Tuti dan Almarhumah Amel

Dan Digadang-gadang bisa jadi pria berinisial D ini adalah jadi saksi kunci. Walaupun ia sempat menghapus postingannya mengenai kasus tersebut

Namun juga sebelumnya, kabar berdesus sejak awal, bahwa dari Cctv terlihat perempuan di dalam Avanza putih. Hal itu sudah diketahui oleh ibu Lilis sejak awal-awal kejadian, namun ia mengaku belum mendapatkan kabar terbaru perihal mobil putih tersebut, dan beliau pun tidak mengetahui siapa pemilik mobil itu

Kemudian di tempat berbeda diwaktu yang sama, diwawancara salah satu televisi nasional via virtual, Rohman Hidayat, Kuasa Hukum Yosep menjelaskan, bahwa pa Yosep hingga saat ini ada 7-9 kali BAP, Sisanya adalah undangan klarifikasi dan sebagainya.

Bahwa menurutnya, pa Yosep tetap seperti keterangan di awal, bahwa terakhir bertemu dengan korban adalah tanggal 17 Agustus 2021, pukul 21 malam sebelum berangkat ke rumah istri muda di daerah Cijengkol kurang lebih 15-20 menit dari rumah ke TKP

Lalu, ia melanjutkan penjelasan, bahwa kliennya setengah 10 malam sampai di rumah ibu mimin, makan, tidur, bangun jam 5 pagi, mandi lalu shalat subuh, kemudian membeli serabi di depan rumah, jam 6.58. mengubungi Tedi, jam 7.15 sampai di rumah dan rumah berantakan dan bercak darah ada di mana-mana

Menurut Rohman Hidayat, Sidik jari pa Yosep jelas ada dimana-mana, sebab pa Yosep tinggal disitu, jadi hal itu tidak bisa dipungkiri kalau ada sidik jari dimana-mana, hanya saja di tubuh korban tidak ada sidik jadi Pa Yosep.

Kemudian, selang beberapa waktu, Ibu Lilis kembali memberi penjelasan, Bahwa D ditelpon dan disuruh masuk oleh pa Yosep, masuk ke rumah sebelum ada Polisi

Menurutnya, “waktu pagi rabu itu, D itu ditelpon sama yosep suruh kesana langsung suruh masuk ke rumah, liat berantakan katanya,”

“Katanya bi enung sama amel itu katanya ada yang nyulik gitu, ngomongnya gitu, dia suruh kesana suruh masuk,” tambahnya

Kemudian Inisial D masuk kesana, dan dia cuma liat -liat dan kaget ungkap bu Lilis, Durasi inisial D disana tidak lama, langsung ke rumah bu Lilis untuk menceritakan kejadian.

Semoga saja dalam waktu dekat ini, setiap alat bukti yang dikumpulkan dan saksi yang didapat, akan menjadikan titik terang pembunuhan yang menewaskan ibu dan anak di daerah Jalan Cagak Subang. (/Juni)

 

 

Komentar

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *