oleh

Polisi Selidiki Tawuran Geng Motor yang Diduga Bawa Senjata Api

Hari Minggu sore (24/10), telah terjadi sebuah peristiwa perang batu antar dua kelompok geng motor. Kejadian tawuran sekitar pukul 17.15 WIB.

Tawuran geng motor itu terjadi di Jalan Baru Watubelah menuju Pejambon, Kecamatan Sumber, Kabupaten Cirebon,

Diamati dari sejumlah potongan video yang didapatkan, terlihat salah satu anggota geng motor yang menyerang geng motor lainnya, mengacung-acungkan benda yang menyerupai pistol.

Sampai saat iniini, dilaporkan tidak ada korban jiwa atau luka-luka akibat kejadian itu.

Saat petugas datang ke lokasi tawuran, mereka sudah melarikan diri. Sementara ini tidak ada yang diamankan,” ucap Yayat.

Perihal kronologi kejadian, Yaya membeberkan, berawal dari kumpulan sekelompok anak muda dari salah satu kelompok.

Geng motor tersebut membentangkan spanduk di depan sepeda motor di pinggir jalan arah Barat atau Watubelah.

Lalu datang rombongan geng motor dari kelompok lain yang mengendari sepeda motor. Kelompok ini, tiba-tiba menarik sepanduk yang dibentangkan.

Sehingga sempat terjadi keributan dengan saling lempar menggunakan batu.

Polisi Selidiki Tawuran Geng Motor yang Diduga Bawa Senjata Api

Belum terkonfirmasi pasti perihal benda tersebut. Akan tetapi, pria dengan ciri-ciri menggunakan sweater putih dan bawahan denim pendek itu, mengacungkan benda ke udara berwarna putih.

Lalu, sejumlah anggota geng motor juga membawa celurit. Sampai saat ini, belum ada informasi korban jiwa ataupun luka dalam keributan tersebut.

Kanit Reskrim Polsek Sumber, Ipda Yaya Hadayati menjelaskan, bahwa kepolisian masih melakukan penyelidikan bentrok dua kelompok bermotor tersebut.

“Waktu petugas ke TKP mereka langsung melarikan diri. Jadi belum diketahui ada yang bawa senpi,” ungkap Yaya, Senin (25/10).

“Masih dalam penyelidikan. Sebenarnya TKP tersebut ada yang masuk Desa Megu Gede dan juga masuk Watubelah Sumber,” imbuhnya

Komentar

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *