oleh

Sidang Valencya Ditunda, Suami Istri Saling Lapor

KARAWANG Tidak hanya Valencya (45) yang dilaporkan mantan suaminya, Chan Yu Ching. Valencya juga melaporkan Chan Yu Ching sudah bergulir dalam persidangan dengan agenda mendengar saksi ahli pada Selasa (26/10) di Pengadilan Negeri Karawang (PN).

Chan Yu Ching didakwa menelantarkan Valencya selaku istrinya. Pelaporan Valencya tersebut berlangsung pada 2020 lalu, setelah Valencya dilaporkan oleh Chan Yu Ching karena perkara sama terkait Kekerasan Dalam Rumah Tangga (KDRT) secara psikis dengan JPU Glendy Rivano.

“Saya melaporkan mantan suami (inisial CYC) asal Taiwan ke Polres Karawang, atas KDRT psikis dan juga penelantaraan,” kata Valencya saat ditemui usai sidang agenda keterangan saksi ahli di PN Karawang, pada sidang mendengarkan saksi ahli Selasa (26/10) lalu.

Kemudian, pada Selasa (16/11) hari ini, sidang pembacaan tuntutan atas terdakwa Chan Yu Ching ditunda oleh Majelis Hakim, karena Jaksa Penuntut Umum (JPU) belum siap.

“Mohon izin yang mulia untuk tuntutan belum siap,” kata JPU Akmal Muhajir yang menggantikan Glendy Rivano saat menjawab pertanyaan Majelis Hakim terkait kesiapan pembacaan sidang tuntutan di PN Karawang.

Dari ketidaksiapan JPU, Majelis Hakim mengatakan agar JPU serius dalam penanganan kasusnya, karena sudah dua kali penundaan.

“Jadi ini sudah dua kali yah ditunda. Kami ingatkan kepada JPU agar segera melakukan tuntutan, kalau saudara berulang kali tidak melakukan tuntutan berarti saudara tidak yakin. Nanti kami akan menyatakan sikap bila saudara menunda lagi, dan akan mengirimkan surat,” kata Majelis Hakim Ismail Gunawan kepada JPU.

Sementara itu, Kuasa Hukum terdakwa Chan Yu Ching, Hotma Raja Bernard Nainggolan mengatakan pihaknya membantah atas tuduhan Valencya soal adanya pengusiran dan penelantaran.

“Apa yang disampaikan ibu Valencya soal penelantaran dan pengusiran itu tidak benar karena Chan pernah juga mengirimkan uang kepada Ibu Valencya namun malah ditolak dengan mengirim lagi ke Chan,” ungkapnya.

Pengakuan Mantan Suami Valencya

Saat dikonfirmasi langsung, Chan Yu Ching membantah terkait dirinya suka mabuk. “Ini bukan mabuk tapi masalah keuangan, dan saya memang tidak suka mabuk,” kata Chan saat diwawancarai.

Kuasa Hukum Chan Yu Ching (suami), Hotma Raja Bernard Nainggolan mengatakan pihaknya melaporkan Valencya (istri) dikarenakan pengusiran dan dilarang bertemu anak.

“Chan dulu selaku suaminya itu dilaporkan karena diusir dari rumah, itu ada rekaman percakapannya via telepon dia marah-marah sambil maki-maki, kemudian dilarang ketemu anak-anak. Dipersulit lah ketemu anak,” kata Hotma kepada awak media usai sidang dengan terdakwa Chan Yu Ching di PN Karawang, Selasa (16/11).

Hotma membeberkan, Pak Chan harus ketemu anak di sekolah. Sebenernya, kata Dia, sesimpel itu sih masalahnya.

“Kalau kita bilang masalah besar juga enggak, karena ini masalah kecil dan kita juga tidak tahu sampai melebar seperti ini,” ujarnya.

Ia juga mengakui baru menjadi kuasa hukum dalam perkara Chan Yu Ching dan Valencya.

Saya sebenarnya baru dalam penanganan kasusnya dan tidak menangani dari awal,” bebernya.

Sementara itu, terkait penelantaran anak oleh Chan Yu Ching, ia membantahnya.

Tidak ada penelantaran, karena Pak Chan itu setelah keluar dari rumah bulan Februari 2019 selalu kirim uang 3 kali total 10 juta, dan satu kali 30 juta, namun uangnya dikirim kembali oleh Valencya ke rekening Pak Chan,” terangnya.

Lanjutnya, dalam kasus pelaporan Chan Yu Ching terhadap Valencya telah disampaikan bukti-buktinya dalam persidangan.

Kalau pengusiran itu ada bukti-buktinya, sampai di pengadilan dan ada bukti percakapan, rekaman yang menyatakan seperti ini kira -kira ‘Lu keluar dari rumah ini, jangan pulang lagi, jangan sampai gue lihat muka di rumah ini’ kira-kira seperti itu. Terus Pak Chan sendiri dengan diusir sebenernya membuat dia sedih, ditambah itu ketika dia digugat cerai, Pak Chan merasa tidak salah tapi digugat cerai,” ungkapnya.

Kuasa Hukum Chan juga membantah pernyataan Valencya soal mabuk.

Kalau kemarin dibilang karena mabuk itu tidak benar, dan kita sudah sampaikan juga dipersidangan itu kalau ada marah-marah ada, tapi itu semuanya persoalan keuangan dan usaha. Mereka punya usaha. Ada jatuh bangun dan sebagainya. Ributnya masalah keuangan sebenernya,” jelasnya.

Sementara itu, Chan Yu Ching dikatakan kuasa hukumnya, tidak berkeinginan untuk bercerai dan ingin tetap mempertahankan rumah tangganya.

“Pak Chan sebenernya dari awal tidak ingin bercerai, makanya ketika ibunya Pak Chan mempertahankan rumah tangganya sampai banding tapi Ibu Valencya tetap ingin cerai,” terangnya.

Selain itu, ia juga mengatakan sudah melakukan mediasi. “Upaya media sudah berkali-kali dilakukan tapi masih belum mendapat titik temu,” tandasnya. (aef)

Komentar

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *