oleh

Sangat Mudah! Cara Merawat Mobil Listrik Tak Bikin Kantong Jebol

OTOMOTIF-Mobil listrik direncanakan akan diluncurkan mulai tahun depan. Saat ini mobil listrik mulai dilirik para konsumen, meski mobil listrik tidak mempunyai suara mesin seperti mobil biasa.

Sebagai solusi, pabrikan menghadirkan suara mesin artifisial yang keluar dari audio di kabin.

Meski harga mobil listrik lebih mahal, biaya perawatannya jauh lebih murah.

Sebab, komponen yang dibutuhkan untuk menggerakkan mobil listrik lebih sedikit.

Ada tiga elemen utama sebuah mobil listrik: motor listrik, baterai, dan sistem penggeraknya.

Cara Merawat Mobil Listrik dengan Mudah

Rutin Cek Radiator

Radiator mobil listrik digunakan untuk mendinginkan baterai dan motor listrik.

Namun, cairan pendingin mobil listrik tidak perlu sering diganti. Penggantian fluida dianjurkan hanya setelah 60 ribu km.

Jika rata-rata penggunaan 10 ribu–20 ribu per tahun, dibutuhkan waktu 3–6 tahun untuk mengganti coolant radiator.

Mobil listrik memiliki dua metode pengisian daya. Yaitu, slow charging dengan menggunakan listrik alternating current (AC) seperti yang digunakan di rumah-rumah.

Dapat juga menggunakan fast charging seperti yang digunakan di stasiun pengisian daya portabel.

Perlu diingat bahwa pemilihan mode pengisian daya memengaruhi kondisi dan usia baterai.

Model slow charging memang membutuhkan waktu lebih lama sampai baterai terisi penuh. Namun, itu adalah cara yang lebih disarankan karena baterai lebih awet.

Mobil listrik mempunyai motor yang menghasilkan daya dan oleh speed reducer (gearbox) diubah menjadi tenaga yang lebih besar untuk disalurkan ke roda.

Komponen tersebut menggunakan beberapa gir yang bekerja ibarat transmisi. Oleh sebab itu, dibutuhkan pelumas sekitar 1 liter. Menariknya, pelumas itu tidak perlu diganti secara berkala.

Service Rutin

Untuk servis, mobil listrik butuh waktu cukup lama sebelum kembali ke bengkel servis. Mobil listrik Hyundai, misalnya, disarankan mengunjungi tempat servis resmi hanya setelah menempuh 15 ribu km.

Hal itu berarti, Jika hanya digunakan di dalam kota, cukup 1–2 tahun sekali datang ke bengkel.

Ganti Filter AC dan Kampas Rem

Filter air conditioning (AC) sebaiknya rutin diganti untuk menjaga sirkulasi udara di dalam kabin.

Kemudian, sektor pengereman menjadi bagian yang wajib diperiksa secara rutin karena mobil listrik biasanya menggunakan rem regeneratif.

Itu artinya, energi kinetik ketika pengereman kembali diubah menjadi daya untuk disalurkan lagi ke baterai.

Ketika mobil berakselerasi setelah pengereman, daya itu akan digunakan lagi. Jadi, simpanan daya di baterai tidak berkurang karena proses pengereman dan akselerasi.

Charge meski Tidak Dipakai

Salah satu kelemahan baterai listrik, daya yang disimpan tetap hilang secara bertahap meski tidak digunakan.

Jika daya kosong atau kurang dari 10 persen dalam waktu lama, baterai rawan mengalami kerusakan.

Oleh sebab itu, tetap charge baterai secara teratur walaupun mobil tidak digunakan.

Garansi baterai mobil listrik saat ini 8 tahun atau 160 ribu km, keduanya tergantung bagian mana yang dicapai. (Jawapos/Jni)

Komentar

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *