oleh

Aplikasi Deepfake Android dan iOS Terbaik yang Bisa Dicoba untuk Hiburan Positif

RAGAM-Aplikasi deepfake beberapa waktu ini ramai menjadi perbicangan netizen. Sebab, aplikasi yang dulunya cukup rumit untuk dioperasikan saat ini menjadi mudah.

Deepfake adalah aplikasi yang dilengkapi teknologi artificial intelligence (AI) untuk membuat konten “palsu” seperti wajah, gerakan atau emosi. Pengguna dapat membuat suatu tindakan dari gambar atau video orang lain yang sebenarnya tidak dilakukan oleh orang tersebut. Tetapi, perlu diperhatikan aplikasi deepfake ada yang gratis dan berbayar.

Perlu diingat juga bahwa aplikasi itu dapat juga berdampak buruk dan merugikan orang lain. Sehingga, ada baiknya digunakan untuk hal-hal yang positif.

Berikut 10 aplikasi deepfake terbaik yang bisa dioperasikan di Android dan iOS seperti dihimpun dari Regendus.com

Aplikasi Deepfake Android dan iOS Terbaik yang Bisa Dicoba untuk Hiburan Positif

1.Wombo

10 Aplikasi Deepfake Terbaik untuk Android dan iOS

Wombo merupakan deepfake untuk mensinkronisasi gerakan bibir dengan lagu. Dapat merubah foto menjadi media gambar gerak atau video.

Cukup siapkan foto close-up seseorang dan pilih satu dari 15 lagu yang ada di aplikasi Wombo. Dengan sekejap orang di foto akan menyanyikan lagu tersebut

Hasil editan dengan Wombo sering viral di Reels dan TikTok, biasanya disebabkan oleh penggunaan foto tokoh-tokoh terkenal.

2. Reface

10 Aplikasi Deepfake Terbaik untuk Android dan iOS

Reface sebelumnya bernama Doublicat. Bisa gratis dan berbayar.

Setelah berganti nama, kepopuleran aplikasi Reface melejit.

Cara menggunakannya pun sederhana yaitu dengan basis media GIF.

Gunakan foto close up dan pilih sebuah konten GIF, maka wajah orang yang ada pada foto akan berpindah ke gambar gerak tersebut.

Tetapi, durasi Reface memang sangat singkat. Kesempurnaan hasilnya juga tergantung pada simetri wajah di foto dan kecocokannya dengan GIF.

3. MyHeritage

10 Aplikasi Deepfake Terbaik untuk Android dan iOS

Program aplikasi ini seolah dapat menghidupkan foto-foto lama.

Cara kerjanya hampir mirip seperti Wombo, yaitu menganimasikan foto dengan AI.

Namun bedanya, kita hanya mendapat animasi sederhana mulai dari gerakan mulut, mata dan kepala tanpa sinkronisasi audio.

4. Deep Art

Deep Art adalah aplikasi deepfake Android dan iOS untuk menghasilkan karya seni otomatis. Dengan aplikasi ini, dapat mempunyai lukisan berdasarkan foto asli.

Apakah hasilnya semirip itu? Algoritma yang canggih pada aplikasi Deep Art membuat karya artistik dari Deep Art hampir seperti asli.

Digadang-gadang, kita tidak perlu khawatir tentang privasi, sebab aplikasi ini terbukti aman

Deep Art tersedia di toko aplikasi Android dan iOS gratis dengan opsi pembelian di dalamnya.

5. Face Swap Live

Sebelum ada Reface atau MyHeritage, aplikasi Face Swap Live terlebih dahulu menggemparkan dunia internet.

Secara konsep, bukan sepenuhnya program deepfake. Namun, cara kerjanya sama-sama menggunakan AI yang mendeteksi wajah seseorang.

Face Swap Live dapat menukar wajah dua orang yang berada dalam satu frame secara langsung. Di Android tersedia secara gratis, tetapi di iOS Anda harus membelinya seharga USD 0,99 USD.

Aplikasi Deepfake Android dan iOS Terbaik yang Bisa Dicoba untuk Hiburan Positif

6. Jiggy

10 Aplikasi Deepfake Terbaik untuk Android dan iOS

Aplikasi ini gratis dan hasil editan dapat dibagikan langsung lewat aplikasi pesan instan.

Keunikan Jiggy adalah kita dapat membuat GIF dengan wajah Anda sendiri.

Pilih foto, pilih GIF lalu aplikasinya akan menggabungkan keduanya. Hasilnya tidak terlalu realistis karena tujuannya cuma untuk meme atau pelengkap chat saja.

7. Deepfake Studio

10 Aplikasi Deepfake Terbaik untuk Android dan iOS

Aplikasi deepfake termasuk aplikasi khusus untuk orang-orang yang serius dalam dunia editing video.

Pengaturannya sangat kompleks dan kita dapat memanipulasi wajah orang di video secara lebih halus.

Contohnya, kita mau mengganti wajah pemeran film dalam cuplikan selama beberapa menit. Terdapat fitur faceset yang muat hingga 500 gambar untuk mengganti wajah tokohnya dari setiap sudut.

Teknologi AI yang digunakan pengembang Deepfake Studio memang luar biasa. Bahkan walaupun foto yang kita miliki resolusinya rendah, hasilnya tetap menawan.

Sebaiknya menggunakan aplikasi ini dengan bijak atau jika tidak, bisa tersandung masalah karena hasil editannya sangat realistis.

8. Zao

10 Aplikasi Deepfake Terbaik untuk Android dan iOS
Zao cocok untuk pembuatan deepfake instan. Ini adalah aplikasi dari Tiongkok, jadi wajar kalau pilihan bahasanya terbatas.

Berbeda dengan Reface dan Jiggy, di aplikasi ini kita benar-benar membuat video walaupun durasinya terbatas.

Cuplik video dari film atau serial favorit, lalu pilih wajah yang ingin dimasukkan ke sana.

Aplikasi ini akan jadi pengalaman yang seru dan mudah. Ada yang mengatakan Zao lebih cocok digunakan untuk tipikal wajah-wajah oriental.

9. FaceApp

10 Aplikasi Deepfake Terbaik untuk Android dan iOS
Penasaran dengan wajah kita 20 tahun yang akan datang? FaceApp dapat memprediksikannya.

Hasilnya kemungkinan cukup akurat sebab menggunakan wajah kita sendiri.

Orang-orang menggunakannya untuk tampil lebih muda atau sebaliknya.

Terdapat juga fitur fusion, di mana apabila dua foto wajah digabungkan maka akan menghasilkan satu wajah baru.

FaceApp pernah populer juga di kalangan content creator sebab mereka dapat membuat sketsa tunggal dengan wajah yang berbeda-beda.

10. Reflect

10 Aplikasi Deepfake Terbaik untuk Android dan iOS
Aplikasi ini mirip seperti FaceApp yang dapat menggabungkan dua wajah.

Proses rendernya hanya beberapa detik, cocok untuk membuat konten lucu-lucuan atau sekadar berbagi dengan teman.

Gunakan foto wajah siapapun, lalu jadilah sosok orang tersebut dengan tiga kali ketuk. Bahkan, bisa juga jika kita ingin menjadi hewan seperti harimau, serigala, buaya, dan lain-lain.

Tetapi, untuk menghilangkan watermark harus menggunakan aplikasi versi berbayar

Itu dia tadi sepuluh aplikasi deepfake untuk android dan iOS, akan tetapi perlu diingat, agar berhati-hati ketika menginstal dan menggunakan aplikasi, terutama untuk deepfake, sebab tentu saja suatu aplikasi memiliki sisi kerentanan tertentu yang bisa disalahgunakan oleh pihak yang tidak bertanggung jawab. (Jpnn/Jni)

Komentar

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *