oleh

150 Personil Tim SAR Cari Reren, Korban Terseret Arus Sungai Cikapundung

LEMBANG– Tim gabungan pencarian korban warga hilang terbawa hanyut di sungai Cikapundung pada Kamis (23/12) kemarin, terus melakukan pencarian pada hari kedua Jum’at (24/12).

Kini Tim yang diturunkan sekitar 150 personil yang terdiri dari unsur Basarnas, Sar TNI Polri, Relawan Kemanusiaan dan masyarakat.

Berdasarkan informasi yang di himpun, Tim gabungan tersebut terbagi atas empat set rescue unit (SRU) yang bergerak secara serentak di empat sektor.

SRU I yang terdiri dari 29 orang bergerak ke lokasi sektor 1 persimpangan sungai Cikapundung-curug omas.

SRU II terdiri dari 17 orang bergerak ke sektor 2 dari curug Ciomas – Bendungan Bantar Awi. SRU III terdiri dari 25 orang dari bendungan bantar Awi – curug lalay.

Sementara masyarakat setempat yang masuk ke SRU IV bergerak dari Tempat Kejadian Perkara (TKP) sebanyak 40 orang.

Sebelumnya, diberitakan dua orang warga RW 14 Desa Suntenjaya, Kecamatan Lembang, Kabupaten Bandung Barat (KBB) hanyut terseret arus sungai Cikapundung, Kamis (20/12) siang.

Korban merupakan ibu dan anak bernama Maya Rosmayati (37) dan Reren Adiwijaya (11), yang hanyut saat hendak menyelamatkan seekor hewan anjing peliharaannya.

“Korban ini punya hewan peliharaan, nah tadi ada banjir kiriman dari hulu. Ketika anjingnya ini terbawa banjir, dia (korban) mencoba menolong tapi malah terbawa hanyut,” kata Kapolsek Lembang, Kompol Sarce Cristianty Leo Dima kepada Pasundan Ekspres di lokasi kejadian.

Pada saat melihat anaknya hanyut, lanjut dia, ibu korban kemudian mencoba menolong. Namun akibat aliran sungai sangat deras, mereka berdua akhirnya terbawa hanyut sungai.

“Ibunya yang sedang duduk di teras, berlari untuk menolong anaknya, ternyata dia juga ikut terbawa. Bahkan air sungai sempat naik ke samping rumah korban,” bebernya.

Atas peristiwa itu, Tim SAR langsung melakukan penyisiran hingga sejauh 5 kilometer dari titik awal. Salah seorang korban (Maya) akhirnya bisa ditemukan sekitar jam 17.30 WIB di Cidingkul Kampung Areng Desa Sunten Jaya. Korban merupakan ibu kandung anak tersebut.

“Iya ini lagi di tempat penemuan mayat korban di Cidingkul,” kata Kepala Desa Sunten Jaya Asep Wahono saat dihubungi Pasundan Ekspres, kemarin. (eko/sep)

 

Komentar

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *