oleh

Jalan Wirasaba Johar Butuh Underpass untuk Urai Kemacetan

KARAWANG-Seiring bertambahnya pertumbuhan penduduk, lalu lintas di Kabupaten Karawang juga terus meningkat. Hal itu pun menyebabkan terjadinya kemacetan di sejumlah titik jalan di Kota Pangkal Perjuangan.

Ketua Komisi III DPRD Karawang, H. Endang Sodikin mengatakan, kemacetan yang terjadi di Karawang bukan hanya disebabkan oleh tingginya angka kendaraan yang berlalu lalang di waktu yang bersamaan, tapi juga dipengaruhi oleh lalu lintas kereta api. Yang mana pada titik-titik pintu kereta api sangat berpengaruh terhadap arus lalu lintas lainnya.

“Misalkan di Jalan Wirasaba Johar, kalau ada satu saja kereta yang melintas saat macetnya bisa panjang banget. Maka underpass ini benar-benar dibutuhkan,” ujar legislator Fraksi Gerindra tersebut saat menghadiri Musrembang Dapil Enam, Jumat (4/3) di Kecamatan Karawang Timur.

Tak hanya di Jalan Wirasaba Johar, pembangunan underpass juga dibutuhkan di di Klari dan Warung Bambu. Namun memang semua harus melalui proses analisis serta dampak dari pembangunan underpass.

“Bagaimana caranya pada 2023 nanti bisa terealisasi pembangunan underpass di Johar ini. Soal Anggaran kalau tidak ada di Daerah ajukan ke Pusat. Kita banyak kok anggaran yang bisa diserap dari Pusat,” tegas legislator yang akrab disapa Kang HES tersebut.

Ditempat yang sama, Asisten Daerah (Asda) Setda Karawang, Samsuri yang hadir mewakili pemerintah daerah mengatakan, pihaknya sudah merencanakan pembangunan underpass di beberapa titik. Namun yang paling memungkinkan untuk dibangun saat ini hanya di Johar.

“Saat ini Johar sudah ada DED. Namun kami juga harus memikirkan dampak dari pembangunan. Kalau itu dibangun, nanti bagaimana dengan pasar Johar dan beberapa bangunan di sekitarnya,” singkat dia.(aef/vry)

 

Komentar

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan.