oleh

Peristiwa Anak Kembar Tewas Tertabrak Moge, Ternyata Saksi Sempat Lambaikan Tangan Pada Rombongan

TASIKMALAYA – Peristiwa mengharukan terjadi kemarin Sabtu (12/03/2021), saat rombongan Moge (Motor gede) melintas di wilayah Tunggilis Kalipucang, Pangandaran,Tasikmalaya, Jawa Barat.

Seperti dikabarkan dari sumber terpecaya, bahwa rombongan moge melaju kencang dari arah Banjar menuju ke arah Pandandaran.

Kejadian bermula saat dua anak kembar HA (8) dan HU (8) yang saat itu selesai bermain, ingin pulang ke rumah untuk bersiap-siap mengaji.

Namun naas saat anak kembar tersebut ingin menyeberang, sang kakak tertabrak Moge yang melintasi wilayah tersebut dan meninggal di lokasi lantaran luka parah di kepala.

Setelah moge menabrak anak tersebut, dari keterangan paman korban, Habibi Syafarudin, bahwa saksi di tempat kejadian sempat melambaikan tangan kepada rombongan moge agar mengurangi kecepatan.

Namun disayangkan kecepatan para Moge tidak terkendali, sehingga menyebabkan moge di belakangnya juga terjatuh dan menimpa seorang anak yang dikabarkan merupakan anak kembar, adik dari kakak yang tertabrak moge sebelumnya.

“Kejadiannya berawal dari dua anak ini yang bernama Hasan dan Husein, pulang bermain hendak pulang ke rumahnya untuk mengaji karena ada kegiatan mengaji jam satu siang” tutur Habibi dilansir dari kanal Youtube Tv One, Minggu, 13/03.

“Yang pertama tertabrak adalah kakanya yang bernama Hasan, setelah tertabrak itu sebenarnya saksi mata sudah melambaikan tangan pada rombongan untuk mengurangi kecepatan, tapi mungkin karna kecepatan tidak bisa dikendalikan lagi oleh rombongan, sehingga ada salah satu motor juga terjatuh dan langsung menabrak lagi sang adik yang bernama Husein” tambahnya.

Dari keterangan paman korban tersebut, penabrak kedua, sebelumnya tidak mengetahui bahwa di depan ada Moge yang menabrak Hasan, kakak kembar dari Husein tersebut.

Ia menambahkan, bahwa kejadian itu pun disesalkan oleh paman korban dan juga warga, lantaran di wilayah itu sering terjadi kecelakaan dari rombongan kendaraan, yang notabene dikawal oleh pihak kepolisian.

“Pihak keluarga korban dan pihak moge yang menabrak sudah melalukan mediasi di kantor polisi setempat”, terang Habibi saat diwawancara. (Jni)

 

 

 

 

Komentar

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan.