oleh

Aktifkan ATCS, Dishub Subang Pasang 41 Kamera

SUBANG-Area Traffic Control System (ATCS) yang diberlakukan di Subang, diresmikan Wakil Bupati Subang Agus Masykur Rosyadi. ATCS akan mengamati kendaraan yang melintas, sekaligus mengamati terjadinya kecelakaan atau potensi kecelakaan.

Pada peresmian yang digelar pada pukul 09.00 WIB di gedung ATCS Dinas Perhubungan Kabupaten Subang, Wakil Bupati Subang langsung meninjau ke ruangan Command Center.

Wakil Bupati Subang Agus Masykur Rosyadi mengucapkan¬† terima kasih terhadap Bantuan Keuangan dari Provinsi Jawa Barat, sehingga untuk optimalisasi mengenai kendaraan yang melintas dalam perhubungan darat bisa dimaksimalkan. “ini sesuatu yang sangat bagus. Mudah-mudahan bantuan keuangan dari Provinsi Jawa Barat bisa terus berlanjut untuk kebutuhan di Kabupaten Subang,” katanya.

Kepala Dinas Perhubungan Kabupaten Subang Dikdik Solihin mengatakan, ATCS merupakan sistem pengendalian lalu lintas yang berbasis teknologi informasi. Tujuannya untuk mengoptimalkan kinerja jaringan jalan, melalui optimasi dan koordinasi pengaturan lampu lalu lintas setiap persimpangan jalan.

“Bisa tercipta optimasi kinerja jaringan jalan, mewujudkan sistem lalu lintas dan angkutan yang aman dan berwawasan lingkungan,” ungkapnya.

Dijelaskan Dikdik, Bangunan Command Center yang terkoneksi dengan sistem ATCS bersumber dari Bantuan Keuangan Provinsi Jawa Barat sebesar Rp25 miliar. Peruntukanya, pembangunan Command Center, 41 kamera pengintai di berbagai titik. “Kita mewujudkan sistem lalu lintas, untuk mengurangi beban petugas pengatur lalu lintas di persimpangan,” katanya.

Dijelaskan Dikdik, ATCS Dishub Subang memiliki kamera pantauan yang tersebar di 41 titik, yang berada di 9 simpang dan 5 blackspot yang diatur melalui 10 komputer. Semuanya dipantau melalui 35 layar video wall oleh 9 orang operator (non PNS), yang terbagi menjadi 3 shift dan 1 orang supervisor. Adapun kamera PTZ yang dimiliki ATCS Dinas Perhubungan Subang memiliki kemampuan 32 X Optical Zoom, 360 derajat rotasi dan jangkauan kurang lebih 300 meter. Kamera Automatic Number Plat Recognition (ANPR) memiliki kemampuan pengenalan Plat Nomor dan kemampuan Optical Zoom.

“Ini juga didukung dengan Gedung Command Center Room dan Ruang Pantau VIP dengan 4 Video Wall serta ruang rapat eksekutif, dengan difasilitasi 9 Layar Video Wall yang semuanya terkoneksi jaringan internet,” paparnya.

Dikdik mengimbau, dengan adanya ATCS pengendara harus lebih berhati-hati dalam berkendara dan tertib mematuhi aturan yang ada. “Kita bisa melihat dan memutar ulang. jika terjadi peristiwa seperti kecelakaan ataupun pelanggaran lainnya jika dibutuhkan,” tandasnya.(ygo/vry)

Sembilan Simpang yang terpasang CCTV

  1. Wisma Karya (4 Kamera)
  2. Simpang Pondok Dewi (3 Kamera)
  3. Simpang Wesel (4 Kamera)
  4. Simpang Sinta Tugu Tani (4 Kamera)
  5. SImpang Pasar Inpres (4 Kamera)
  6. Simpang GOW (4 Kamera)
  7. Simpang Cadika (4 Kamera)
  8. Simpang Tegal Kalapa (4 Kamera)
  9. Simpang Soklat (4 Kamera)

 

Lima Titik Black Spot

  1. Tanjakan Emen 1
  2. Tanjakan Emen 2
  3. Cijambe
  4. Kalijati
  5. Fly Over Pamanukan

Komentar

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan.