Kronologis Kecelakaan Maut di Pantura hingga Tewaskan 2 Orang

Kronologis Kecelakaan Maut di Pantura hingga Tewaskan 2 Orang
TKP Kecelakaan maut di pantura
0 Komentar

PUSAKAJAYA- Kecelakaan maut di Jalan Pantura Subang Jumat dini hari (29/4) menelan dua korban jiwa. Sementara empat lainnya alami luka-luka. Korban meninggal ada di RS PMC

Kejadian bermula, saat minibus ditabrak bus dari belakang, minibus masuk jalur berlawanan atau jalur pemudik menabrak tabrak sedan, dua motor pemudik dan truk di Perempatan Dusun Kubangjaran Desa Karanganyar.

Dari informasi yang dihimpun Pasundan Ekspres, akibat peristiwa kecelakaan tersebut, dua pemudik meninggal dunia dalam perjalanan ke rumah sakit.

Baca Juga:Serbuan Pemudik Motor Mulai Melintasi KarawangTol Japek Berlakukan One Way, Polres Karawang Terjunkan Tim Pengurai Kemacetan Dijalur Arteri Karawang

Identitas korban tewas adalah Suparmo (50) dan Dimas Hanafi (21), keduanya warga Desa Karangklesem, Kecamatan Kutasari, Purbalingga.

Para korban telah dievakuasi ke Puskesmas Karanganyar, dan rumah sakit Pamanukan Medical Central (PMC) serta rumah sakit Karisma. Arus lalu lintas kini telah kembali normal setelah sempat terganggu akibat kecelakaan tersebut. Kasus kecelakaan ini ditangani oleh Unit Laka Sat Lantas Polres Subang.

Salah satu korban yang terlibat dalam kecelakaan ini Komarudin (64) mengatakan, saat menjalani mudik, ia yang menggunakan Sedan dengan plat nomor D 1357 BH datang dari arah Jakarta menuju Cirebon dan hendak mudik ke Brebes.

Sesampainya di Jalan Pantura dekat perempatan Kubangjaran Desa Karanganyar Kecamatan Pusakajaya, ada kendaraan Kijang Innova yang ia lihat terbang dan menerjang bagian sisi kiri kendaraannya.

“Kijang Innova tersebut datang dari arah Cirebon menuju Jakarta. Innova itu ditabrak oleh Bus dari belakang kemudian terbang masuk ke jalur berlawanan dan menerjang saya, saya sempat ngerem dulu itu,” kata Komarudin di tempat kejadian perkara Jumat (29/4) dini hari.

Ia menyampaikan, setelah menerjang kendaraannya Innova tersebut masih menerjang kendaraan lain yakni Truk dan dua motor.

“Kalau saya keburu ngerem, mobil saya tuh dilewatin lalu menerjang mobil dibelakang dan motor,” ucapanya. (ygi)

0 Komentar