Kepala Disdikbud Tatang Apresiasi Bupati Terbitkan Perbup tentang Pelaksanaan Wajib PAUD Satu Tahun dan Merdeka Belajar

SUBANG-Kepala Dinas Pendidikan dan Kebudayaan (Disdikbud) Subang, Tatang Komara SPd MSi menyampaikan apresiasi kepada Bupati Ruhimat yang telah menerbitkan Perbup No.63 Tahun 2022 tentang Pelaksanaan Wajib PAUD Satu Tahun dan Merdeka Belajar.

“Terima kasih yang tidak terhingga karena penyusunan Perbup bukan sesuatu yang mudah. Tidak semua Kabupaten memiliki Perbup terkait PAUD,” ujarnya,” ungkap pria yang pernah menjabat Camat Kalijati itu saat menyampaikan sambutan dalam Seminar Sehari bertemakan Implementasi Peraturan Bupati Subang No. 63 Tahun 2022 tentang Pelaksanaan Wajib PAUD Satu Tahun dan Merdeka Belajar di Aula Pemda, Senin (11/7).

Dia mengatakan, Dinas Pendidikan dan Kebudayaan (Disdikbud) Subang bangga kepada Bupati Ruhimat yang terus menunjukkan kepedulian terhadap pendidikan.

“Kami di Dinas Pendidikan sangat bahagia atas keberpihakan Kang Jimat pada dunia pendidikan karena tanpa kepedulian dan keberpihakan Kang Jimat pada dunia pendidikan, maka Perbup tidak akan terbentuk,” bebernya.

Sementara itu, Ketua Pelaksana Seminar, H. Ade Mulyana M.Pd mengatakan, Perbup No.63 Tahun 2022 adalah bentuk keseriusan Bupati Ruhimat dalam mendukung peningkatan kualitas PAUD di Kabupaten Subang.

“Perhatian yang luar biasa dari Bupati dengan penerbitan Perbup No.63 Tahun 2022 yang merupakan wujud perhatian serius dati Pemerintah untuk peningkatan kualitas PAUD yang akhirnya akan menjadikan generasi Subang ke depan akan semakin baik,” jelasnya.

Ade menyampaikan, masa kepemimpinan Bupati Ruhimat adalah masa emas PAUD.

“Kepemimpinan Bapak Ruhimat adalah masa emas dunia PAUD. Bahkan satu bulan pertama beliau dilantik, honor kesejahteraan PAUD naik,” bebernya.

Di akhir laporannya, Ade menjelaskan Perbup No.63 Tahun 2022 adalah regulasi yang menegaskan pentingnya peran PAUD dan pentingnya semua pihak dapat mendukung program pendidikan.

“Dengan keseriusan Kang Jimat membentuk regulasi yang melindungi dan menyemangati kita. Peraturan ini menegaskan bagaimana anak usia dini di Kabupaten Subang tidak boleh tidak terlayani dan saya ingatkan pendidikan bukan hanya tanggung jawab lembaga, karena pendidikan adalah tanggung jawab semua pihak,” jelasnya.

Ketua Forum PAUD Kabupaten Subang, Hj. Yoyoh Sopiah Ruhimat menyampaikan terima kasih kepada Pemerintah Daerah Kabupaten Subang atas diterbitkannya Perbup No.63 Tahun 2022.

“Kami mengucapkan terima kasih kepada Bapak Bupati yang telah menerbitkan Perbup No.63 tahun 2022 tentang Wajib PAUD 1 tahun,” ujarnya.

Mimih optimis dengan adanya Perbup ini pendidikan PAUD di Kabupaten Subang akan semakin berkembang dan mengubah pola pikir masyarakat yang masih serba instan terkait pendidikan anak usia dini.

“Kehadiran perbup ini menandakan pentingnya pendidikan anak usia dini. Kami sangat yakin apabila Perbup ini dikawal dengan baik akan meningkatkan kualitas PAUD dan mengubah pola pikir masyarakat terkait PAUD yang ingin semuanya serba instan dan tidak sesuai masa perkembangan anak,” jelasnya.

Mimih menyampaikan, saat ini Forum PAUD memiliki empat agenda besar antara lain mendorong keluarnya Perbup dan membantu implementasi Perbup, penerbitan modul PAUD Jawara sebagai acuan pendidik PAUD di Kabupaten Subang, mendorong peningkatan kesejahteraan pendidik PAUD dan Mengupayakan berdirinya sekretariat bagi Forum PAUD.

Bupati Ruhimat menyampaikan terima kasih kepada seluruh pihak yang mendukung terselenggaranya acara ini dan menyatakan Perbup No.63 Tahun 2022 merupakan wujud komitmen Pemerintah Daerah Kabupaten Subang dalam mendukung program nasional.

“Saya mengucapkan terima kasih kepada jajaran Forum PAUD dan Dinas Pendidikan atas terselenggaranya acara ini. Penerbitan Perbup tersebut sejalan dengan agenda Pemerintah Pusat dalam pembangunan berkelanjutan yang berdasar HAM dan kesetaraan serta komitmen Pemerintah Daerah Kabupaten Subang untuk menyukseskan SGDS di tahun 2030,” jelasnya.

Bupati menekankan pendidikan usia dini memiliki peran penting dalam pembentukan karakter generasi penerus sehingga jasa para pendidik PAUD sangat diperlukan.

“PAUD adalah titik sentral sebagai pondasi dasar pembentukan karakter anak. Ibu-ibu, saya ucapkan terima kasih yang sebesar-besarnya terkait keihklasan pendidik PAUD di masing-masing wilayah yang sudah sangat memikirkan generasi penerus kita. Karena kita akan bertumpu pada anak-anak kita,” jelasnya.(ysp)

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan.