IPM Purwakarta Capai 70,98 Poin

Editor:

PURWAKARTA-Pemerintah Kabupaten Purwakarta terus berupaya meningkatkan efektifitas dan efisiensi, dalam setiap program pembangunan daerah agar lebih baik lagi, dengan berbagai aspek. Antara lian, aspek pembangunan manusia, aspek ekonomi dan kesejahteraan sosial masyarakat, aspek tata kelola pemerintahan, aspek infrastruktur dan aspek lingkungan hidup.

Demikian disampaikan Bupati Purwakarta Anne Ratna Mustika pada agenda Rapat Paripurna Hari Jadi Purwakarta ke-191 dan Kabupaten Purwakarta ke-54 di Gedung DPRD Kabupaten Purwakarta, Ciganea, Rabu (20/7).

Ambu Anne juga mengungkapkan bahwa pada tahun 2022 ini telah disusun RKPD Pemerintah Daerah dengan arah pembangunan memantapkan kesejahteraan masyarakat dan daya saing daerah yang berkelanjutan dengan dengan sejumlah prioritas.

“Prioritas-prioritas tersebut diantaranya peningkatan SDM yang berkualitas dan berwawasan lingkungan, pemulihan ekonomi dan perlindungan sosial masyarakat, peningkatan penyelenggaraan good governance yang berbasis iptek dan Peningkatan infrastruktur dasar perekonomian masyarakat,” kata Ambu Anne.

Selain itu, ia juga menyampaikan capaian kinerja pemerintah daerah tahun 2021 telah mengalami peningkatan dibandingkan dengan tahun sebelumnya.

“Indeks Pembangunan Manusia (IPM) mencapai 70,98 poin atau naik 0,16 poin dari tahun 2020 yang¬† mencapai 70,82 poin. Angka kemiskinan, tercapai 8,83 persen atau terkoreksi 0,56 persen dari tahun 2020 yang tercapai 8,27 persen,” beber Ambu Anne.

Sementara untuk angka pengangguran, tercapai 10,70 persen atau turun 0,37 persen dari tahun 2020 yang mencapai 11,07 persen. Disusul dengan pertumbuhan ekonomi yang tercapai 3,42 persen atau naik 5,55 persen dari tahun 2020 yang tercapai -2,13 persen.

“Ketimpangan pendapatan, tercapai 0,388 poin atau turun 0,026 poin dari tahun 2020 yang tercapai 0,414 poin,” tuturnya.

Di sisi lain, lanjut Ambu Anne, jajaran Pemerintah Daerah Kabupaten Purwakarta juga telah menorehkan prestasi pada kurun waktu tahun 2021 yang merupakan hasil kerja keras semua pihak dalam memberikan kontribusi, dedikasi dan pengabdian pada Purwakarta.

“Semoga momentum Hari Jadi Purwakarta Ke-191 dan Kabupaten Purwakarta Ke-54 dapat memberikan inspirasi dan motivasi untuk terus berinovasi dan berdedikasi pada Kabupaten Purwakarta,” kata Ambu Anne.

Pada agenda paripurna tersebut, nampak hadir Wakil Bupati Purwakarta Aming, Wakil Gubernur Jawa Barat UU Ruzhanul Ulum, perwakilan DPRD Provinsi Jabar, Perwakilan Bupati dan Walikota di Jawa Barat, Kapolres, Dandim 0619, Kepala Kejaksaan Negeri, Ketua Pengadilan Negeri, Ketua Pengadilan Agama, Kemenag, Subdenpom, Komandan Resimen Armed 2 Sthira Yudha, Penjabat Sekda, Kepala Perangkat Daerah, Camat, Kades, Lurah, Alim Agama, Tokoh Masyarakat, Ormas serta LSM.

Paripurna dipimpin Ketua DPRD Kabupaten Purwakarta Ahmad Sanusi didampingi Wakil Ketua DPRD Sri Puji Utami, Neng Supartini, dan Warseno, serta dihadiri puluhan anggota DPRD Purwakarta.

Hari Jadi Purwakarta ke-191 dan Kabupaten Purwakarta ke-54 ini mengambil Tema “Festival Purwakarta 10” dan Sub Tema “Pulih Dan Bangkit Ekonomi Wisata Lestari Bumi Purwakarta Istimewa” yang memiliki makna 10 Potensi unggulan pariwisata yang dapat membantu meningkatkan pemulihan ekonomi pasca pandemi Covid-19.

Namun demikian, Bupati juga mengakui bahwa masih banyak pekerjaan rumah yang belum terselesaikan, seperti tertundanya pembangunan, terutama di bidang infrastruktur akibat merebaknya wabah virus corona sejak dua tahun terakhir. “Kita bisa pulih dan bangkit bersama, bekerja bersama-sama kemudian berikhtiar bersama-sama, satu frekuensi, Insya Allah itu akan tercapai,” ujarnya.

Ia berkomitmen bakal berikhtiar melakukan percepat pembangunan terutama di bidang infrastruktur yang masih tertunda. Selaku bupati ia juga mengucapkan selamat Hari Jadi Purwakarta ke-54 dan kabupaten ke-191 tahun pulih dan bangkit bersama untuk Purwakarta istimewa. “Hari jadi ini kita berbahagia rasa bahagia bersama, masyarakat juga merasakan itu walaupun begitu memang beberapa hal yang menjadi pekerjaan rumah kita itu belum diselesaikan,” kata Anne.

Sementara, Wakil Gubernur Jawa Barat Uu Ruzhanul Ulum mengatakan bahwa pemerintah daerah harus turut memahami visi misi pimpinan daerah Jawa Barat. Sehingga ada literasi dalam RPJMD Pemprov dengan para kabupaten/kota termasuk Purwakarta dalam ketepatan waktu pembahasan anggaran juga yang lainnya.

“Sehingga apa yang menjadi misi kami, yaitu Jabar Juara lahir batin bisa tercapai karena kami tidak punya wilayah yang punya wilayah adalah para bupati dan walikota, maka kebersamaan itu yang kami harapkan. Termasuk saya ke sini sebagai bentuk kebersamaan kami dengan para pemegang kebijakan di daerah ini,” kata Kang Uu.(mas/vry)

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan.