PURWAKARTA-Bupati Purwakarta Anne Ratna Mustika batal menghadiri proses wawancara calon Sekretaris Daerah (Sekda) Kabupaten Purwakarta yang dilaksanakan hari ini, Kamis (8/9).
Selain tidak dihadiri Bupati Purwakarta, berdasarkan pantauan di lokasi, tahap wawancara calon Sekda Kabupaten Purwakarta yang digelar di Prime Plaza Hotel Purwakarta tersebut juga tidak dihadiri para kepala Perangkat Daerah (PD) di lingkungan Pemerintah Kabupaten (Pemkab) Purwakarta.
Satu ruangan khusus yang rencananya akan ditempati bupati dan kepala PD untuk menyaksikan secara live dari layar monitor proses wawancara calon Sekda Purwakarta terlihat kosong.
Baca Juga:Dinas Kesehatan Subang Deteksi Kesehatan Langsung ke Rumah MasyarakatDPRD Karawang: Perlu Kolaborasi Tingkatkan Indeks Pembangunan Pemuda
Kabid Pengembangan Sumber Daya Manusia BKPSDM Purwakarta, Deni Gusdian membenarkan ketidakhadiran Bupati Purwakarta dan para kepala PD yang sebelumnya sudah dijadwalkan hadir dalam tes wawancara calon Sekda tersebut. “Dikarenakan ada agenda lain yang tidak bisa diwakilkan, beliau (Bupati Purwakarta) batal menghadiri kegiatan ini (wawancara calon Sekda) yang sebelumnya sudah kita jadwalkan,” kata Deni ditemui di Prime Plaza Hotel Purwakarta, Kamis (8/9).
Terkait tidak hadirnya para kepala PD, Deni mengatakan, panitia seleksi memang tidak secara langsung mengundang para kepala PD yang dimaksud. Pasalnya rencana kehadiran Bupati Purwakarta hari ini diagendakan untuk nonton bareng dengan kepala PD proses wawancara calon Sekda Purwakarta. “Agendanya hari ini nonton bareng, karena ibu bupati tidak hadir sehingga kepala PD juga tidak hadir,” ujar Deni.
Kendati demikian, ujar Deni, tidak hadirnya Bupati Purwakarta dan kepala PD tersebut tidak menggugurkan tahapan seleksi calon Sekda Purwakarta. Sebab, agenda nonton bareng ini bukan salah satu prasyarat dalam tahapan seleksi calon Sekda Kabupaten Purwakarta. “Agenda nonton bareng bupati dan kepala PD ini merupakan inisiatif dan inovasi panitia seleksi, bukan prasyarat dalam tahapan seleksi calon Sekda Kabupaten Purwakarta,” jelasnya.
Sebagai penutup, Deni menambahkan, keempat calon Sekda Kabupaten Purwakarta seluruhnya hadir untuk mengikuti proses wawancara dengan panitia seleksi unsur akademisi dari Unpad dan unsur pemerintah dari Pemprov Jabar, sebagaimana diatur dalam Permenpan RB Nomor 15 Tahun 2019 Tentang Pengisian Jabatan Pimpinan Tinggi Secara Terbuka dan Kompetitif Di Lingkungan Instansi Pemerintah.(mas/sep)
