Dinas Kesehatan Subang Deteksi Kesehatan Langsung ke Rumah Masyarakat

Dinas Kesehatan Subang Deteksi Kesehatan Langsung ke Rumah Masyarakat
0 Komentar

SUBANG-Untuk mendekatkan pelayanan kesehatan termasuk pencegahan dan pendeteksian dini kepada masyarakat, Dinas Kesehatan Subang bersama Puskesmas menggaungkan Program Indonesia Sehat dengan Pendekatan Keluarga (PIS-PK).

Dari setiap puskesmas di Kabupaten Subang ditunjuk satu orang Kordinator PIS-PK. Total ada 40 koordinator dari seluruh puskesmas.

Dinas Kesehatan mengklaim program PIS-PK tersebut akan meningkatkan pelayanan juga pendeteksian penyakit kepada masyarakat lebih baik.

Baca Juga:DPRD Karawang: Perlu Kolaborasi Tingkatkan Indeks Pembangunan PemudaSerapan Anggaran APBD Subang Masih 48,73 Persen, Dinas PUPR Terendah, Disparpora Tertinggi

Kepala Dinas Kesehatan Kabupaten Subang dr.Maxi mengatakan, program tersebut merupakan layanan dengan menjangkau masyarakat ke berbagai daerah. Para petugas PIS-PK akan mendatangi ke rumah-rumah masyarakat.

“Program ini dilakukan door to door ya, supaya layanan kita bisa menjangkau,” jelasnya kepada Pasundan Ekspres, Kamis (8/9).

Dia menyampaikan, para petugas akan mendata keluarga di rumah tersebut. Apakah ditemui anggota keluarga yang sakit.

“Petugas nantinya menginput data, agar diketahui oleh Puskesmas ataupun dinas kesehatan,” ujarnya.

Petugas yang menemukan ada penyakit, maka akan ditindaklanjuti oleh petugas pelayanan. Seperti dalam keluarga orang tuanya punya TBC, maka nantinya petugas TBC datang dan mengobati.

“Program ini kita masif lakukan, ketika diinput oleh petugas, ditindaklanjuti lalu diobati,” katanya.

Selain itu program ini bisa mencegah penyakit kepada masyarakat. Contoh dengan cuaca saat ini banyak gejala DBD, maka akan ada edukasi dari petugas.

Baca Juga:Miris, Karma Tujuh Tahun Tinggal di Kandang Kambing, Ini Yang Dilakukan Dinsos SubangTopoci Subang Hadirkan Kuliner Korea dengan Konsep Angkringan

Dokter Maxi meminta kepada masyarakat agar merespon ketika petugas PIS-PK mendatangi rumah. “Kami berharap dengan program ini masalah kesehatan bisa terselesaikan tentunya dengan pencegahan, pendeteksian dini juga pengobatan walaupun membutuhkan proses,” jelasnya.(idr/ysp)

 

0 Komentar