Muncul di Google Doodle Hari Ini, HR Rasuna Said Dijuluki Singa Betina Pahlawan Kemerdekaan Indonesia

Editor:

NASIONAL – Muncul di Google Doodle Hari Ini, HR Rasuna Said Dijuluki Singa Betina Pahlawan Kemerdekaan Indonesia

HR Rasuna Said merupakan seorang yang mempunyai suara yang berpengaruh pada isu-isu sosial, terlebih lagi untuk hak-hak perempuan.

HR Rasuna Said juga merupakan seorang Guru dan Jurnalis

Hajjah Rangkayo Rasuna Said ialah seorang perempuan pejuang kemerdekaan Indonesia yang juga menjadi pahlawan nasional Indonesia.

 

HR Rasuna Said memperjuangkan persamaan hak di antara pria dan wanita.
Sosok yang dijuluki singa betina ini lahir di Sumatera Barat pada 14 September 1910 tepatnya di dekat Danau Maninjau di Sumatera Barat, dan Meninggal di Jakarta pada 02 November 1965 dan Ia dimakamkan di TMP Kalibata, Jakarta.

Sebelumnya, HR Rasuna Said menempuh Pendidikan di Pondok Pesantren Perguruan Diniyyah Puteri, dengan nama Orang tua: Muhammad Said, dan nama Anak: Auda Zaschkya Duski

 

Muncul di Google Doodle Hari Ini, HR Rasuna Said Dijuluki Singa Betina Pahlawan Kemerdekaan Indonesia

Pada tahun 1932, HR Rasuna Said ditangkap lantaran menentang kekuasaan Belanda.

Lalu ribuan orang menghadiri persidangannya di Payakumbuh pada tahun 1932.

Pidato pembelaan HR Rasuna Said memberi Inspirasi dan diberikan tanpa keraguan.

Kemudian memasuki usia 24 tahun, usai dirinya dibebaskan dari penjara pada tahun 1934, HR Rasuna Said memulai karier Jurnalistik, dan menulis untuk jurnal perguruan tinggi dengan nama: Raya.

Kemudian dirinya juga membuka lebih banyak sekolah bagi anak perempuan serta berbicara atas nama kelompok wanita Muslim yang tidak terhitung jumlahnya.

Lalu pada tahun 1945, usai ia bekerja tanpa lelah untuk menanamkan nasionalisme dan anti-kolonialisme lewat tulisannya, Indonesia memperoleh kemerdekaannya.

HR Rasuna Said dijuluki Singa Betina lantaran keberaniannya dan juga ditakuti para penjajah.

Dan pada tahun 1974, HR Rasuna Said dinyatakan sebagai Pahlawan Nasional Indonesia atas jasa yang telah dituainya.(Jni)

 

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *