Ingin Klaim Asuransi Mobil Dirusak Sengaja, Ternyata yang Dirusak Mobil Dinas

klaim asuransi
0 Komentar

PASUNDAN EKSPRES – Demi klaim asuransi, mobil dinas sengaja dirusak.

Baru-baru ini videonya viral di media sosial, upaya klaim asuransi itu diduga dilakukan Kepala Satpol PP dan Pemadam Kebakaran Kota Padang Panjang, Sumatera Barat, Albert Dwitra.

Dalam video yang beredar Tampak bagian depan dan belakang mobil bernomor polisi BA 35 N itu ringsek karena ditabrakkan berkali-berkali ke tembok.

Ada juga sejumlah orang yang berseragam Satpol PP dalam video itu, namun tidak mengehntikan dan hanya melihat-lihat saja, mungkin tau itu kepentingan klaim asuransi.

Baca Juga:Debat Sengit Hotman Paris dan JPU di Sidang Teddy Minahasa Bawa Nama Ferdy SamboSekolah Sepak Bola Ranggawulung Jaring Potensi Siswa Sekolah Dasar, Melalui Turnamen Antar SD se-Kecamatan Subang

“Benar, itu mobil dinas Kepala Satpol PP dan Damkar Albert Dwitra,” kata Wakil Wali Kota Padang Panjang, Asrul,dikutip dari Kompas.com, Senin (20/2/2023).

Asrul mengatakan, setelah mendapatkan laporan, pihaknya langsung melakukan pemeriksaan bersama Inspektorat dan Badan Kepegawaian & Pengembangan Sumber Daya Manusia (BKPSDM) Padang.

Kemudian dilakukan koordinasi bersama Wali Kota Fadly Amran Datuak Paduko Malano yang tengah melaksanakan ibadah umrah di Mekkah.

“Begitu kami mendapatkan informasi ini, langsung berdiskusi serta membentuk tim pencari fakta untuk menindaklanjuti kejadian ini,” ujar Asrul.

Asrul mengatakan, tindakan disiplin kepegawaian telah diambil. Terhitung sejak Senin (20/2/2023), Albert telah dinonaktifkan dari jabatan Kepala Satpol PP dan Damkar Padang Panjang.

Tindakan itu diambil setelah dikonsultasikan dengan Wali Kota Fadli Amran.

“Sudah kita konsultasikan dengan Pak Wali Kota. Tujuannya untuk memudahkan pekerjaan tim pencari fakta,” kata Asrul.

Asrul menjelaskan, saat ini mobil dinas tersebut telah dibawa ke bengkel untuk diperbaiki.

Baca Juga:Daftar Harga Pasaran Honda Beat Karbu Terbaru Februari 2023Ledakan di Blitar Akibat Petasan, 25 Rumah Warga Rata dengan Tanah, 4 Orang Meninggal Dunia

“Kejadian pelanggaran seperti ini kami tidak akan menolerir. Akan kita tindaklanjuti sesuai dengan fakta yang ada nantinya. Untuk saat ini mobil ini sudah diperbaiki di bengkel dan kami tegaskan ini tidak akan menggunakan APBD melainkan menggunakan uang sendiri,” kata Asrul.

Sementara, Kepala Diskominfo Kota Padang Panjang, Ampera Salim mengatakan, perusakan mobil dinas itu sengaja dilakukan untuk mendapatkan klaim asuransi.

“Tujuannya untuk klaim asuransi, tapi ternyata kendaraan itu tidak terdaftar juga di asuransi,” kata Salim

0 Komentar