Keutamaan Puasa Ramadhan 30 Hari yang Bikin Semua Muslim Rindu

Keutamaan Puasa Ramadhan 30 Hari yang Bikin Semua Muslim Rindu
Keutamaan Puasa Ramadhan 30 Hari yang Bikin Semua Muslim Rindu

Keutamaan Puasa Ramadhan 30 Hari dan Dalilnya serta Do’a di Bulan Ramadhan

Keutamaan puasa ramadhan 30 hari ini menjadi salah satu hal yang bisa bikin kita merindu pada bulan ramadhan, setelah kita melewati puasa nisfu sya’ban 2021, yang mana Puasa Nisfu Sya’ban 2021 jatuh pada tanggal 29 Maret 2021 yang lalu (disebut juga dengan puasa ayyamul bidh). Maka tibalah Bulan suci penuh berkah ini yang hanya datang 1 bulan sekali selama 12 bulan. Banyak hal yang dirindukan dari momen-momen saat bulan ramadhan dan terutama faedah dan keutamaan puasa ramadhan 30 hari.

Keutamaan puasa ramadhan 30 hari tentu tidak lepas dari dukungan kesehatan tubuh kita yang harus selalu fit dan sehat agar bisa menjalanakan ibadah di bulan ramadhan yang penuh rahmat. Hingga pada akhirnya ketika hari raya tiba, kita sudah merasakan beragam manfaat dan keutamaan puasa ramadhan 30 hari.

Ramadhan adalah bulan suci yang apabila dia datang maka kita sambut dengan penuh sukacita, dan ketika dia pamit untuk pergi beralih ke bulan syawal maka akan sangat kita rindukan, sebab selain momen saat menjalani puasa dan di malam ramadhan, juga kita merindukan akan keutamaan puasa ramadhan 30 hari.

Berikut Berbagai Keutamaan Puasa Ramadhan 30 Hari dan Dalilnya:

1. Keutamaan Bulan Ramadhan adalah Bulan Penuh Berkah dan Terbukanya Pintu-Pintu Surga

Nabi Muhammad S.A.W Bersabda:

قَدْ جَاءَكُمْ رَمَضَانُ شَهْرٌمُبَارَكٌ افْتَرَضَ اللهُ عَلَيْكُمْ صِيَامَهُ تُفْتَحُ فَيْهِ أبْوَابُ الْجَنَّةِ وَيُغْلَقُ فَيْهِ أبْوَابُ الْجَحِيْمِ وَتُغَلًّ فَيْهَ الشَّيَاطَيْنُ فَيْهِ لَيْلَةٌ خَيْرٌ مِنْ ألْفِ شَهْرٍ

Yang Artinya: “Telah datang Bulan Ramadhan, bulan penuh berkah, maka Allah mewajibkan kalian untuk berpuasa pada bulan itu, saat itu pintu-pintu surga dibuka, pintu-pintu neraka ditutup, para setan diikat dan pada bulan itu pula terdapat satu malam yang nilainya lebih baik dari seribu bulan”. (HR. Ahmad)

2. Keutamaan Bulan Ramadhan untuk Penebus Dosa

Sesuai Sabda Nabi Muhammad, S.A.W:

اَلصَّلَوَاتُ الْخَمْسُ وَالْجُمْعَةُ إلَى الْجُمْعَةِ وَرَمَضَاُن إلَى رَمَضَانَ مُكَفِّرَاةٌ مَا بَيْنَهُنَّ إذَاجْتَنَبَ اْلكَبَائِرَ
Artinya: “Jarak antara shalat lima waktu, shalat jum’at dengan jum’at berikutnya dan puasa Ramadhan dengan Ramadhan berikutnya merupakan penebus dosa-­dosa yang ada diantaranya, apabila tidak melakukan dosa besar”. (HR Muslim)

مَنْ صَامَ رَمَضَانَ إيْمَا نًا وَاحْتِسَابًا غُفِرَ لَهُ مَا تَقَدَّمَ مِنْ ذَنْبِهِ
Yang artinya: “Barangsiapa berpuasa dibulan Ramadhan karena Iman dan mengharap pahala dari Allah maka akan diampuni dosa-dosanya yang telah lalu”. (HR Bukhari dan Muslim)

مَنْ قَامَ رَمَضَانَ إيْمَا نًا وَاحْتِسَابًا غُفِرَ لَهُ مَا تَقَدَّمَ مِنْ ذَنْبِهِ
Artinya: “Barangsiapa beribadah (menghidupkan) bulan Ramadhan dengan iman dan mengharap pahala, maka Allah akan mengampuni dosa-dosanya yang telah lalu.” (HR Bukhari dan Muslim)

3. Keutamaan dan Hikmah Puasa Ramadhan Pintu Neraka Ditutup

Sesuai Sabda Rasulullah S.A.W:
إذَا كَانَ أوَّلُ لَيْلَةٍ مِنْ شَهْرِرَمَضَانَ صُفِّدَتْ الشَّيَاطِيْنُ وَمَرَدَةُ الْجِنِّ وَغُلِّقَتْ أبْوَابُ النَّارِ فَلَمْ يُفْتَحْ مِنْهَا بَابٌ وَفُتِّحَتْ أبْوَابُ الجَنَّةِ فَلَمْ يُغْلَقْ مِنْهَا بَابٌ وَيُنَادِيْ مُنَادٍ يَا بَاغِيَ الْخَيْرِ وَيَا بَاغِيَ الشَّرِّ أقْصِرْ وَلِلَّهِ عُتَقَاءُ مِنَ النَّارِ وَذَلِكَ كُلُّ لَيْلَةٍ
Yang artinya: “Jika awal Ramadhan tiba, maka setan-­setan dan jin dibelenggu, pintu-pintu neraka ditutup, tidak ada satu pintu pun yang dibuka. Sedangkan pintu-pintu surga dibuka, dan tidak satu pintu pun yang ditutup. Lalu ada seruan (pada bulan Ramadhan); Wahai orang yang menginginkan kebaikan, datanglah. Wahai orang yang ingin kejahatan, tahanlah dirimu. Pada setiap malam Allah SWT memiliki orang-orang yang dibebaskan dari neraka”. (HR Tirmidzi)

4. Keutamaan Bulan Ramadhan – Mendapatkan Pahala Seperti Orang Berpuasa

Nabi Muhammad S.A.W Bersabda:

مَنْ فَطَرَ صَائِمًا كُتِبَ لَهُ مِثْلُ أجْرِ الصَّا ئِمِ لَا يَنْقُصَ مِنْ أجْرِ الصَّائِمِ شَيْئٌ
Artinya: Barangsiapa memberi perbukaan (makanan atau minuman) kepada orang yang berpuasa, maka dia akan mendapat pahala seperti pahala orang yang berpuasa itu, tanpa mengurangi sedikitpun pahala orang yang berpuasa tersebut. (HR Ahmad)

5. Keutamaan Ibadah Puasa Ramadhan – Panjatan Do’a Lebih Mustajab

Sabda Rasulullah S.A.W:
ثَلَاثُ دَعَوَاتٍ مُسْتَجَابَاتٍ ؛دَعْوَةُ الصَّائِمِ وَدَعْوَةُ الْمُسَافِرِ وَدَعْوَةُ الْمَظْلُوْمِ
Yang Artinya: “Ada tiga macam doa yang mustajab, yaitu doa orang yang sedang puasa, doa musafir dan doa orang yang teraniaya. (HR Baihaqi)

6. Keutamaan Ibadah Puasa Ramadhan, Bahwa Bersedekah Tiap Hari, Dan Terbaik di Bulan Ramadhan

Nabi Muhammad S.A.W pernah ditanya:

أيُّ الصَّدَقَةِ أفْضَلُ؟ قَالَ صَدَقَةٌ فَيْ رَمَضَانَ
Artinya: “Sedekah apakah yang paling mulia? Beliau menjawab: “Yaitu sedekah dibulan Ramadhan.” (HR Tirmidzi)

7. Keutamaan Bulan Puasa Ramadhan Bagi Seseoran yang Umroh di Bulan Puasa

Nabi Muhammad S.A.W bersabda:
فَإِنَّ عُمْرَةَ فِيْ رَمَضَانَ حَجَّةٌ
Artinya: “Sesungguhnya umrah dibulan Ramadhan sama dengan pahala haji”. (HR Bukhari)

8. Keutamaan dan Hikmah Puasa Ramadhan, Bagi Orang yang Berpuasa dan Tadarrus Al-qur’an

Rasulullah S.A.W Bersabda:
اَلصُّيَامُ وَاْلقُرْآنُ يَشْفَعَانِ لِلْعَبْدِ يَوْمَ اْلقِيَامَةِ يَقُوْلُ اَلصِّيَامُ أيْ رَبِّ مَنَعْتُهُُ الطَّعَامَ وَالشَّهَوَاتَ بِالنَّهَارِ فَشَفِّعْنِى فَيْهِ وَيَقُوْلُ اْلقُرْآنُ مَنَعْتُهُ النَّوْمَ بِالَّيْلِ فَشَفِّعْنِي فِيْهِ قَالَ فَيُشَفِّعَانِ
Artinya bahwa: “Puasa dan Al-Qur’an akan memberikan syafaat seorang hamba pada hari kiamat. Puasa berkata: “Ya Rabbi, aku mencegahnya dari makan dan minum di siang hari”, ِAl-Qur’ an juga berkata: “Aku mencegahnya dari tidur dimalam hari, maka kami mohon syafaat buat dia.” Beliau bersabda: “Maka keduanya dibolehkan memberi syafaat”. (HR Ahmad)

9. Keutamaan Bulan Ramadhan – Bulan Diturunkan Al-Qur’an

Bulan Ramadhan adalah bulan ketika diturunkannya Al-Qur’an

Firman Allah dalam Surah AL-Baqarah
شَهْرُ رَمَضَانَ الَّذِي أُنْزِلَ فِيهِ الْقُرْآنُ هُدًى لِلنَّاسِ وَبَيِّنَاتٍ مِنَ الْهُدَىٰ وَالْفُرْقَانِ ۚ فَمَنْ شَهِدَ مِنْكُمُ الشَّهْرَ فَلْيَصُمْهُ ۖ وَمَنْ كَانَ مَرِيضًا أَوْ عَلَىٰ سَفَرٍ فَعِدَّةٌ مِنْ أَيَّامٍ أُخَرَ ۗ يُرِيدُ اللَّهُ بِكُمُ الْيُسْرَ وَلَا يُرِيدُ بِكُمُ الْعُسْرَ وَلِتُكْمِلُوا الْعِدَّةَ وَلِتُكَبِّرُوا اللَّهَ عَلَىٰ مَا هَدَاكُمْ وَلَعَلَّكُمْ تَشْكُرُونَ

Yang Artinya: “(Beberapa hari yang ditentukan itu ialah) bulan Ramadhan, bulan yang di dalamnya diturunkan (permulaan) Al Quran sebagai petunjuk bagi manusia dan penjelasan-penjelasan mengenai petunjuk itu dan pembeda (antara yang hak dan yang bathil). Karena itu, barangsiapa di antara kamu hadir (di negeri tempat tinggalnya) di bulan itu, maka hendaklah ia berpuasa pada bulan itu, dan barangsiapa sakit atau dalam perjalanan (lalu ia berbuka), maka (wajiblah baginya berpuasa), sebanyak hari yang ditinggalkannya itu, pada hari-hari yang lain. Allah menghendaki kemudahan bagimu, dan tidak menghendaki kesukaran bagimu. Dan hendaklah kamu mencukupkan bilangannya dan hendaklah kamu mengagungkan Allah atas petunjuk-Nya yang diberikan kepadamu, supaya kamu bersyukur”. (Q.S Al-Baqarah: 185)

Keutamaan Bulan Ramadhan dan Amalannya Serta Do’a Bulan Ramadhan:

1. Doa Bulan Rajab dan Sya’ban Menyambut Ramadhan:

اَللَّهُمَّ باَرِكْ لَنَا فِيْ رَجَبَ وَشَعْبَانَ وَبَلِّغْناَ رَمَضَانَ
Artinya: “Ya Allah, berkahilah kami dibulan Rajab dan Sya’ban dan pertemukan kami dengan bulan Ramadhan”. (HR Ahmad)

2. Doa Malam Lailatul Qadr:

اَللَّهُمَّ إنَّكَ عَفُوٌّ كَرِيْمٌ تُحِبُّ الْعَفْوَ فاَعْفُ عَنَّا
Artinya: “Ya Allah, Sesungguhnya Engkau Dzat Maha Pengampun lagi Maha Pemurah, senang pada ampunan, maka ampunilah kami, wahai Dzat yang Maha Pemurah”. (HR Tirmidzi)

3. Doa Shalat Witir setelah isya-tarawih:

سُبْحَانَ الْمَلِكِ الْقُدُّْوْسِ
Artinya: “Maha Suci Engkau penguasa yang memiliki kesucian”. (HR Nasai)

سُبُّوْحٌ قُدُّْوْسٌ رَبُّنَا وَرَبُّ الْمَلائِكَةِ وَالرُّوْحِ
Artinya: “Maha Suci Engkau Dzat yang memiliki kesucian, Tuhannya para Malaikat dan Ruh”. (HR Daruquthni)

4. Do’a Menjelang Waktu Bedug Maghrib:

أشْهَدُ أنْ لاَإلَهَ إلاَّ اللهُ أسْتَغْفِرُ اللهُ أسْألُكَ رِضَاكَ وَالْجَنَّةَ وَنَعُوْذُ بِكَ مِنَ النَّارِ
Aartinya: “Saya bersaksi tidak ada Tuhan Selain Allah, Saya mohon ampun kepada Allah, Saya mohon Ridha-Mu, Surga­Mu dan selamatkanlah saya dari neraka.” Mu dan selamatkanlah saya dari neraka”.

5. Do’a Ketika Bedug Magrhib Tiba (Sewaktu berbuka Puasa) yaitu:

اَللَّهُمَّ لَكَ صُمْتُ وَعَلَى رِزْقِكَ أفْطَرْتُ ذَهَبَ الظَّمَاءُ وَابْتَلَّتْ العُرُوْقُ وَثَبَتَ اْلأجْرُ إنْ شَاءَ اللهُ
Artinya: Ya Allah, Aku berpuasa hanya untuk-­Mu dan dengan rizki-Mu aku berbuka. Hilanglah rasa haus, tenggorakan menjadz basah, semoga pahala ditetapkan, insya Allah”. (HR Abu Dawud)

6. Do’a yang Dibaca Ketika Berbuka Puasa di Tempat Orang/Saudara:

أفْطَرَ عِنْدَكُمْ الصَّائِمُوْنَ وَأَكَلَ طَعَامَكُمْ اْلأبْرَارَ وَصَلَّتْ عَلَيْكُمْ الْمَلاَئْكَةُ
Artinya: “Telah berbuka di tempatmu orang-orang yang puasa. Orang-orang baik memakan makanan kalian, dan para malaikat mendoakan kalian”.(HR Abu Dawud).

Keutamaan Puasa Ramadhan Hari 1 Sampai 30

Melihat dari banyaknya keutamaan yang sudah disebutkan di atas, masih sangat banyak lagi keutamaan bulan ramadhan dari hari pertama, keutamaan bulan ramadhan 10 hari pertama sampai 30 hari bulan ramadhan. Untuk itu tidak ada alasan bagi kita untuk menghindar dari puasa, sebagai umat muslim yang sudah baligh dan sudah datang kewajiban melaksanakan puasa. (Re/Juni)

Wallahua’lam

 

 

 

 

Komentar

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *