oleh

Taman Anggur O&I Fasilitasi Seniman Subang Berkarya

Suguhkan Tarian Jaipong dan Sisingaan

Tidak hanya menyediakan spot selfie dan taman anggur saja, tempat wisata yang sedang hits di Subang, O&I Farm ini juga menjadi tempat untuk melestarikan kesenian tradisional. Beberapa seniman asal Subang diundang untuk mengisi panggung hiburan yang tersedia di sana, dari mulai seniman gamelan, sampai seniman sisingaan dan tari, silih berganti mengisi acara, mempertontonkan atraksi-atraksi keseniannya.

Taman Anggur O&I yang berlokasi di Kp. Kukulu Desa Balingbing Kecamatan Pagaden Barat, secara resmi dibuka untuk umum. Prosesi peresmian dintandai dengan potong tumpeng, Selasa (18/5).

Peresmian dihadiri oleh Ketua DPC PDI Perjuangan Kabupaten Subang Maman Yudia bersama  Sekretaris DPC PDI Niko Rinaldo dan Ketua LSM Protes Dadus.

Founder O & I Fram, Oni SOS mengungkapkan bahwa ketersediaan spot wisata tersebut bukan hanya sebatas ramai dikunjungi saja melainkan sebagai fasilitas berkarya untuk para seniman di Subang. “Pertama sebagai hadiah pada orang tua sekaligus tanah kelahiran di Kampung Kukulu Subang ini, semoga manfaat dan memberikan alternatif tempat wisata di Subang,” paparnya saat ditemui Pasundan Ekspres, Selasa (18/5).

Oni SOS menyampaikan termakasih atas dukungan pemerintah dan semua pihak yang telah mendukung Taman Anggur O&I ini menjadi objek wisata lokal Subang dan regional wilayah Jawa Barat.

Gagasan membuat Taman Anggur itu, karena Kampung Kukulu adalah tanah kelahirannya menyuguhkan taman itu untuk masyarakat Pagaden Barat dan sekitarnya. Juga sebagai ungkapan rasa syukur dan terimakasih kepada orang tua nya yang telah membesarkan dirinya hingga menjadi sukses.

“Saya harap warga ikut menjaga dan memelihara Taman Wisata Anggur O&I ini agar pengunjung yang datang ke sini merasa  nyaman dan aman,” kata Oni SOS.

Sementara itu, dalam kesempatan yang sama, Dinas Pariwisata, Olahraga dan Pemuda (Disparpora) Kabupaten Subang, Melalui Sekretaris, Ina Marlina mendukung penuh keberadaan O&I Farm yang menurutnya sangat kreatif dan inovatif. Menurut Ina, O&I Farm bisa menumbuhkan ekonomi masyarakat disekitar selain juga menjadi spot wisata alternatif baru di Subang.

“Bagus sekali, masyarakat juga diperdayakan, orang jadi tau kampung kukulu. Terlebih di masa pandemi, saat ke luar kota dibatasi, kita bisa wisata ke tempat-tempat terdekat, salah satunya di O&I Farm,” ungkapnya.

Selain secara tempat juga sudah bisa dikategorikan sebagai tempat wisata, lantaran memiliki beragam fasilitas. Ina juga berharap kedepan O&I Farm bisa terus mengembangkan dan tumbuh jauh lebih baik ke depan, sehingga menjadi tempat tujuan.

“Ke depan fasilitas nya bisa di upgrade mungkin seperti tempat sampah diperbanyak dan gede misalnya. Agar bisa lebih berkembang dan maju, Insha Allah pasti bisa,” tukasnya.

Sementara itu Sekretaris DPC PDI Perjuangan Kabupaten Subang Niko Rinaldo menyampaikan, dengan diresmikannya Taman Wisata Anggur O&I Farm ini, akan menambah destinasi wisata alam di Kabupaten Subang dan Jawa Barat. “Mari kita dukung.objek wisata ini menjadi wisata andalan dan menambah nilai ekonomi bagi masyarakat sekitar di lingkungan Kampung Kukulu ini,” tuturnya.

Peresmian tersebut disuguhi penampilan kesenian Tari Jaipong dan Sisingaan. Pengunjung yang masuk diberi masker gratis dan cek suhu, tarif tiket dewasa Rp 10.000 dan anak-anak Rp 5.000.

“Saya merasa bangga Taman Wisata Anggur O&I Farm ini diresmikan, semoga menjadi wisata pilihan pavorit bagi masyarakat Subang dan sekitarnya,” tukas Ketua LSM Protes Dadus.(idr/dan/vry)

Komentar

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan.