oleh

Kata Siapa Unsub Diam saja, KKNM-MBKM Bukti Nyata Kontribusi Tangani Covid-19

SUBANG-Universitas Subang (Unsub) turut andil dalam penanganan Covid-19 di Kabupaten Subang, melalui kegiatan Kuliah Kerja Nyata Mahasiswa – Merdeka Belajar Kampus Merdeka (KKNM-MBKM). Sebanyak 726 mahasiswa peserta KKNM-MBKM dengan 26 dosen pembimbing diharapkan ikut membantu Pemkab Subang dalam menangani Covid-19.

Tema KKNM-MBKM ini menyesuiakan dengan kondisi yang tengah terjadi di masyarakat, yakni melawan pandemi Covid-19. Tema yang diangkat dalam KKNM-MBKM tahun akademik 2021/2022 in yaitu Pemberdayaan Masyarakat Desa dalam Menghadapi Pandemi Covid-19 Melalui Program KKNM-MBKM Menuju Desa Jaya dan Sejahtera.

Ketua Pelaksana KKNM Dr. Hj. Silvy Sondari Gadzali, S.Psi.,M.M menyampaikan, Universitas Subang terpanggil untuk berkontribusi dalam pencegahan dan penanganan Covid-19 yang tengah mewabah di masyarakat.

“Melalui Lembaga Penelitian dan Pengabdian Masyarakat (LPPM) di Universitas Subang, maka dirumuskan kegiatan KKNM-MBKM untuk mempercepat penanggulangan Covid-19 sebagai kegiatan akademik yang dilakukan oleh mahasiswa,” ungkapnya dalam acara Pelepasan KKNM-MBKM Daring Tahun Akademik 2020/2021 secara virtual, Kamis (15/7).

Dr Silvy menyampaikan, KKNM-MBKM ini menjadi jawaban untuk mengatasi berbagai persoalan yang tengah terjadi di masyarakat. Tentunya dengan bekal keilmuwan dari berbagai disiplin ilmu.
Dia menyebutkan, mahasiswa akan melaksanakan KKNM-MBKM dari 15 Juli hingga 31 Agustus 2021 dengan diikuti 726 mahasiswa dari tujuh fakultas. Kegiatan KKNM-MBKM ini dilaksanakan secara daring dimana seluruh informasi kegiatan KKNM-MBKM ini dapat dilihat di website kknm.unsub.ac.id.

Ketua LPPM Dr. Ujang C. S., S.H., M.H., M.I.P., M.A.P mengatakan, KKNM-MBKM saat ini memiliki paradigma pemberdayaan masyarakat dari yang biasanya pembangunan masyarakat. KKNM merupakan wahana untukmenerapkan dan mengembangkan pengetahuan dan teknologi.

“KKNM ini sebagai bentuk komitmen bentuk pengabdian, loyalitas dan solidaritas kepada masyarakat untuk mewujudkan visi dan misi Univesitas Subang yang bersinergi dengan Pemerintah Kabupaten Subang,” jelasnya.

Rektor Universitas Subang Dr. Ir. Drs H. A Moeslihat Komara, M.Si menyebutkan, KKNM adalah mata kuliah unggulan yang merupakan pembelajaran yang mendukung visi Universitas Subang dan Kabupaten Subang.

“Mahasiswa diharapkan memperoleh kemampuan generatif berupa lifeskill atau kecakapan hidup, seperti kemampuan berpikir maupun kepiawaian nalar,” jelasnya.

Rektor berpesan kepada mahasiswa agar bisa memadukan pilar belajar yakni learning to now (belajar untuk mengetahui) ke learning to do (belajar untuk bisa melakukan).

Mewakili Ketua Yayasan Kutawaringin, Ahmad Sobari mengapresiasi kepada rektor dan jajarannya yang mampu menyelenggarakan KKNM di tengah pandemi untuk mengabdi kepada masyarakat.
Ahmad menyebut, masyarakat saat ini tengah mengalami kesulitan. Antara lain kesulitan pada aspek kesehatan dan ekonomi. “Dua persoalan tersebut menjadi persoalan tarik menarik yang dihadapi pemerintah,” katanya.

Pelepasan KKNM-MBKM ini dilepas oleh Sekda Subang, H. Asep Nuroni, S.Sos.,M.Si mewakili Bupati Subang H Ruhimat. Dia menyebutkan, kegiatan KKNM yang menitikberatkan pada penanganan Covid-19 sangat dibutuhkan oleh masyarakat.

“KKNM merupakan proses pembelajaran di luar kelas, mengaplikasikan ilmu yang didapatkan agar dimanfaatkan untuk kepentingan masyarakat di lingkungannya. KKNM kali ini sangat spesial, mahasiswa diharapkan ikut berkontribusi dalam rangka pencegahan dan penanggulangan Covid-19 di lingkungan masing-masing,” jelasnya.(ysp)

Komentar

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *