oleh

Lobi Kang Jimat Membuahkan Hasil, Subang Akan Kelola 5 Ha Lahan Komersial di Pelabuhan Patimban

SUBANG-Sekitar sebulan lalu Bupati Subang H Ruhimat melayangkan surat ke Kementerian Perhubungan. Meminta agar Pemkab Subang mengelola lahan seluas 5 hektare di area komersial back up area Pelabuhan Patimban.

Alasannya sederhana, Pemkab Subang sudah ‘memberikan’ ratusan Ha lahan untuk mendukung pembangunan Pelabuhan Patimban. Untuk jalan akses saja, Pemkab Subang melepas 28 Ha lahan Desa Patimban. Maka Bupati Subang minta ‘kompensasi’ seluas 5 Ha di back up area pelabuhan.

“Saya mau area strategis, area komersil. Jangan di pinggir. Sampaikan itu,” kata Bupati Ruhimat kepada anak buahnya di BP4D, sebelum zoom meeting dengan KSOP, pekan lalu.

Nantinya, kata Kang Jimat-sapaan akrabnya-area tersebut akan dikelola oleh BUMD Subang Sejahtera. Digunakan untuk kawasan komersial. Di antaranya bisa dibangun perkantoran, pergudangan hingga hotel.

“Nanti kita kelola melalui BUMD. Tentunya untuk kepentingan masyarakat Subang. Jika kami harus menyewa, akan terasa berat,” tandas Kang Jimat.

Kementerian Perhubungan akhirnya mengabulkan permintaan Kang Jimat. Hal itu disampaikan oleh KSOP Pelabuhan Patimban dalam pertemuan dengan Kang Jimat, Sabtu (7/8) di kediaman pribadinya.

Kepala KSOP Patimban Heri Purwanto mengatakan, kehadirannya di rumah pribadi Bupati Subang di Cimuteh Cintamekar, guna menyampaikan jawaban Menteri Perhubungan Budi Karya Sumadi atas Surat Bupati Subang Nomor: PB. 01/1711/Dishub tanggal 12 Juli 2021 tentang dukungan Pemerintah Daerah Kabupaten Subang, terkait beroperasinya Pelabuhan Internasional Patimban.

Menindaklanjuti hal itu, kata Heri, Menteri Perhubungan telah melayangkan surat kepada Menteri Keuangan Sri Mulyani perihal permohonan bantuan untuk proses pemindahtanganan lahan seluas 5 hektare tersebut.

“Saya hanya menyampaikan, bahwa surat permohonan Pak Bupati, sudah ditindaklanjuti oleh Pak Menteri. Jadi apa yang bapak bupati usulkan itu sudah dikabulkan oleh pemerintah pusat, melalui Ibu Menteri Keuangan, sesuai dengan mekanisme dan prosedur pemanfaatan lahan Barang Milik Negara (BMN),” ujar Heri.

Respon pemerintah pusat, atas permohonan Pemkab Subang itu kata Heri, merupakan bentuk apresiasi atas komitmen Bupati Subang untuk menyelesaikan administrasi hibah aset tanah seluas 28 hektar kepada Kementerian Perhubungan.

“Dengan telah terjalinnya komunikasi antar menteri, diharapkan akan mempermudah, dan memperkuat dalam mewujudkan proses pemindahtanganan aset Kementerian Keuangan. Sesuai permohonan Pemerintah Daerah Kabupaten Subang tersebut,” imbuhnya.

Sementara Bupati Subang Ruhimat mengungkapkan, rasa syukurnya atas respon positif Menteri Perhubungan. Telah bersedia menjembatani dan menjalin komunikasi dengan menteri Keuangan atas usulan tanah seluas 5 hektare.

“Alhamdulillah, Pak Menteri sudah banyak membantu semua yang menjadi hak dan kewajiban Pemkab Subang, terutama dalam hal pembangunan Pelabuhan Patimban,” ucap Ruhimat.

Ruhimat berharap, proses pengajuan permohonan hibah lahan tersebut dapat dikabulkan oleh Kementerian Keuangan. Selain permohonan terkait hibah lahan lanjut Ruhimat, Pemkab Subang juga telah mengajukan permohonan kerjasama BUMD PT. SS dalam pengelolaan Pelabuhan Patimban, melalui Kementerian perhubungan. Nantinya akan dikoordinasikan dengan Badan Usaha Pelabuhan (BUP) di Pelabuhan Patimban.

“Kita simultan saja apa yang menjadi kewajiban kami, akan kami laksanakan,” pungkas Ruhimat.

Hadir pula dalam kesempatan tersebut, Sekda Subang H. Asep Nuroni S.Sos, M.Si dan Asisten Pemerintahan dan Kesejahteraan Rakyat (Asda I) H Rahmat Ependi, S.Sos., M.Si dan perwakilan pejabat Dispemdes. Adapun dari Pihak KSOP hadir Kepala KSOP Heri Purwanto, Kasie KBPP Aditya Karya, Kasie Lalu lintas Febrianto dan tim PPK paket APBN.(red)

Komentar

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *