oleh

Tidur Lampu Menyala Penyebab Kanker, Benarkah?

Tidur Dengan Lampu Menyala Dapat Menyebabkan Kanker

Tidur Lampu Menyala Penyebab Kanker, Benarkah? Tidur di waktu malam hari merupakan salah satu cara kita sebagai obat mengantuk dan tentu untuk mengembalikan energi yang terkuras setelah seharian melakukan kegiatan

Ada orang yang suka tidur dengan lampu menyala, dan ada juga yang suka tidur dalam keadaan gelap dengan lampu dimatikan, atau dengan cahaya remang menggunakan lampu tidur

Perlu diketahui bahwa menyalakan lampu ketika tidur, menurut ahli seperti dilansir Healthline yang dikutip dari Fin, menyebutkan bahwa ada efek samping jika tidur dalam keadaan lampu menyala

Tidur Lampu Menyala Penyebab Kanker, Benarkah?

Tidur Dengan Lampu Menyala Dapat Menyebabkan Kanker?
Tidur Dengan Lampu Menyala Dapat Menyebabkan Kanker?
  • Mood Terganggu

Para ahli menghubungan adanya depresi dengan tidur dalam keadaan lampu menyala. Jika terdapat Sinar biru yang dipancarkan oleh lampu kamar tidur, maka hal itu diketahui bisa berpengaruh pada mood kita

  • Potensi Obesitas

Masalah obesitas juga erat kaitannya dengan tidur tidak dalam keadaan gelap, terutama pada perempuan

  • Gejala Penyakit kronis

Penyebab hal ini terjadi adalah adanya kualitas tidur yang buruk dihubungkan dengan adanya penyakit kronis

  • Kanker payudara.

Dari hellosehat, mengutip dari Penelitian oleh International Journal of Health Geographics yang menemukan bahwa terjadinya kanker payudara lebih tinggi pada wanita yang tinggal di daerah bersama tingkat pembangunan perkotaan cukup tinggi,

Terdapat lampu di jalan raya, pusat perbelanjaan, dan rumah yang cukup banyak disebut-sebut menjadi penyebabnya

  • Diabetes mellitus (tipe 2).

Lebih lanjut lagi, diketahui berdasar Penelitian yang diterangkan oleh jurnal Chronobiology International yang mendapati, seseorang dengan diabetes memperoleh uraian cahaya lebih terang selama 4 jam sebelum tidur.

Adanya uraian dari cahaya tersebut bisa juga berasal dari televisi dan ponsel, sebab diketahui, alat elektronik tersebut sudah terbukti lebih menekan hormon melatonin jika dibandingkan dengan cahaya lainnya

  • Insomnia.

Diketahui bahwa lampu menyala ketika tidur membuat kualitas serta kuantitas tidur menjadi kurang baik.

Sebab, Cahaya berpotensi membuat kadar melatonin yang diproduksi tubuh menjadi turun, hal ini yang menjadi penyebab berkurangnya rasa mengantuk, sehingga kita terjaga

  • Tekanan darah tinggi.

Selanjutnya, adalah Penelitian dalam jurnal Chronobiology International yang memaparkan, bahwa seseorang dengan adanya paparan cahaya ketika tidur, didapati memiliki tekanan darah yang lebih tinggi jika dibandingkan tidur dengan keadaan gelap tanpa cahaya.

Oleh sebab itu, memang sebaiknya tidur dalam keadaan gelap, apabila belum atau tidak terbiasa gelap, maka solusinya adalah seperti dilansir Healthline:

  • Mengganti bohlam menjadi berwarna merah (khusus untuk tidur)

Sebab, Jenis lampu berwarna merah tersebut digadang-gadang tidak mempengaruhi produksi melatonin pada manusia.

  • Menurunkann kecerahan lampu bohlam
  • Usahakan tidur dan bangun pada waktu yang sama dengan malam sebelumnya atau berikutnya
  • Hindarkan barang-barang elektronik dari tempat tidur
  • Gunakan kacamata, yang mampu meredam adanya uraian blue-light

Komentar

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *