oleh

Salut! Film NUSSA Berhasil Raih Piala Citra FFI 2021

Pasundan Ekspres – Film animasi Nussa berhasil meraih piala citra FFI 2021, meskipun sempat diwarnai protes oleh dua pegiat media sosial, Denny Siregar dan Eko Kuntadhy.

Kedua pegiat tersebut menuduh film Nussa dengan label Taliban. Alasannya, film animasi yang disutradari Angga Sasongko dan Bony Wirasmono tersebut, menampilkan pakaian kearab-araban. Seperti gamis dan Jilbab.

Di samping itu, mereka juga menuding eks tokoh HTI, Felix Siaw ada di balik ide film Nussa tersebut.

Akan tetapi, tuduhan yang dibuat Denny Siregar dan Eko Kuntadhy itu sepertinya tidak berpengaruh. Film animasi Nussa yang resmi tayang pada 14 Oktober 2021 disambut antusias oleh kalangan masyarkat.

Hal itu terlihat saat hari pertama tayang, penjualan tiket Film Nussa di Bioskop Jakarta terjual habis. Sampai pada hari ke-11 sejak tayang, tepat pada 25 Oktober 2021, Film animasi Nussa tembus 100.000 penonton.

Dengan adanya pencapaian itu, film garapan Visinema Pictures dan The Little Giantz (TLG) itu pun resmi menjadi film animasi lokal terlaris di 2021.

Salut! Film NUSSA Berhasil Raih Piala Citra FFI 2021

Tak berhenti sampai di situ, kejutan terbarunya adalah, Film Nussa berhasil meraih Piala Citra dalam kategori Animasi Panjang Terbaik Festival Film Indonesia (FFI) 2021. Animasi ini mengalahkan Adit Sopo Jarwo The Movie dan Riki Rhino.

“Enggak menyangka karena ini pertama kali buat saya. Alhamdulillah langsung dititipkan ini,” ungkap sutradara Nussa, Bony Wirasmono di atas podium Malam Puncak FFI 2021, Rabu (10/11/2021).

“Bukan kami yang hebat tapi Allah yang memudahkan. Terima kasih FFI yang menyediakan kategori ini, semoga ke depan ada lebih banyak animasi Indonesia yang hebat,” lanjutnya.

“Terima kasih sahabat Nussa semua, ini buat kalian,” katanya. “Terima kasih telah percaya Nussa, Nussa bisa maka animasi Indonesia bisa.”

Film animasi Nussa adalah serial animasi karya Ricky Manoppo yang digarap The Little Giantz dan 4Stripe Productions. Serial Nussa ini pertama kali tayang di YouTube semenjak November 2018 dan berakhir pada pertengahan Januari 2020.

Seiring berjalannya waktu, Nussa yang berisi beragam selipan ajaran agama Islam semakin dikenal secara luas. Serial itu pun sempat tayang di NET TV, Indosiar, Trans TV, dan salah satu kanal televisi Malaysia.

Kemudian, rumah produksi Visinema Pictures yang pernah menggarap Filosofi Kopi dan Keluarga Cemara memutuskan mengangkat Nussa dalam format layar lebar, dan bekerja sama dengan The Little Giantz terkait pengerjaan animasinya.

Naskah film Animasi Nussa itu pun ditulis oleh Muhammad Nurman Wardi, Widya Arifianti, dengan cerita ditulis oleh Bony Wirasmono yang juga merangkap sebagai sutradara, Chrisnawan Martantio, Anggia Kharisma, dan M Irfan Ramly. (Fin/Jni)

Komentar

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *