oleh

Ngeri!! Satnarkoba Polres Karawang Sita 100 gram Sabu

KARAWANG-Satnarkoba Polres Karawang mengungkap Delapan kasus penyalahgunaan narkoba dan mengamankan 10 tersangka. Polisi juga menyita total sekitar 100 gram sabu-sabu dari seluruh tersangka.

“Kapolres Karawang, AKB Aldi Subartono ingin peredaran narkoba di Karawang terus di tekan,” ujar Kasat Narkoba Polres Karawang, AKP Aji Setiaji.

Menurut Aji, pengungkapan kasus ini tidak terlepas dari peran serta masyarakat yang aktif memberikan informasi. “Selama bulan Januari 2022 kami mengamankan 10 tersangka dari Delapan kali pengungkapan kasus, dengan TKP berbeda,” tuturnya.

Dijelaskan Aji, untuk kasus pertama dengan tersangka R, ditangkap pada Kamis tanggal 6 Januari 2022, sekira pukul 16.00 WIB di sebuah warung yang beralamat di Dusun. Krajan III Desa Lemahabang Kecamatan Lemahabang Karawang. Barang bukti Satu Bungkus bekas rokok Gudang Garam yang didalamnya terdapat serta Tiga bungkus plastik bening yang masing-masing berisikan kristal warna putih. Dengan Berat Total Netto 1.62 Gram.

Berikutnya, tersangka DD ditangkap pada Senin tanggal 10 Januari 2022, sekira pukul 03.00 WIB di sebuah rumah kontrakan yang beralamat di Jalan Arif Rahman Hakim Kelurahan Nagasari Kec. Karawang Barat, Karawang, dengan barang bukti Satu Buah dompet warna biru yang didalamnya terdapat Empat lembar bertuliskan Atarax Alprazolam Satu lembar, jumlah 45 butir dan Satu lembar bertuliskan Calmlet Alprazolam.

Selanjutnya tersangka AA ditangkap pada Selasa tanggal 11 Januari 2022, sekira pukul 05.00 WIB di sebuah rumah yang beralamat di Dusun Dipo Kelurahan Nagasari Kecamtan Karawang Barat, dengan barang bukti Satu bungkus bekas rokok Surya Pro yang didalamnya terdapat Enam bungkus plastik bening yang masing-masing berisikan kristal warna putih. Dengan Berat Total Brutto 4.33 Gram; Dua unit timbangan digital, Satu unit HP Oppo warna silver.

Kemudian,tersangka DA berhasil ditangkap pada kamis tanggal 13 Januari 2022, sekira pukul 21.00 WIB di sebuah rumah yang beralamat di Desa Cikampek Utara Kecamatan Kotabaru. Dengan barang bukti Satu Buah tas selempang warna abu-abu yang didalamnya terdapat 13, Tiga bungkus lakban hitam yang didalamnya masing-masing berisikan Kristal warna putih yang disimpan di lantai bawah lemari piring. Dengan jumlah keseluruhan sebanyak 68.5 gram, Satu Unit Handphone Merk XIAOMI warna hitam.

Sementara tersangka DA Alias A ditangkap Sabtu tanggal 15 Januari 2022, sekira pukul 04.00 WIB di pinggir jalan yang beralamat di Dusun Karajan RT 001 RW 001 Desa Pangulah Selatan Kecamatan Kotabaru Kabupaten Karawang. Dari tersangka didapati Enam bungkus plastik bening yang masing-masing berisikan kristal warna putih dengan Berat Brutto 2.46 Gram, dan Satu unit handphone merk Vivo.

Kemudian Rabu tanggal 19 Januari 2022, sekira pukul 02.00 WIB di sebuah rumah yang beralamat di Dusun Sukamanah RT 001 RW 022 Kelurahan Karawang wetan Kec Karawang Timur. Tersangka A dengan barang bukti yang diamankan Delapan bungkus plastik bening berukuran kecil yang Masing-masing berisikan kristal warna putih Satu bungkus plastik bening berukuran sedang yang berisikan kristal warna putih, dengan keseluruhan Berat Total Netto ± 2.69 Gram; Satu unit timbangan elektrik dan Satu unit handphone merk Realmi warna Biru.

Tiga tersangka lain, yakni BF, RZ, dan N berhasil ditangkap pada Jumat tanggal 21 Januari 2022 sekira pukul 01.00 WIB Di sebuah rumah yang beralamat di Dusun Ciampel Kampung Sawah RT 007 RW 003 Desa Mulyasari Kecamatan Ciampel, dengan barang bukti Satu buah dus bekas Charger yang didalamnya terdapat Satu bungkus plastik bening besar berisikan 15 bungkus plastik bening, dengan berat keseluruhan netto + 3.22 gram. Satu unit Handphone merk Samsung.

Tersangka EW ditangkap pada Sabtu tanggal 22 Januari 2022, sekira pukul 06.00 WIB di sebuah rumah yang beralamat di Dusun Babakan tengah RT 042 RW 018 Desa Karyasari Kecamatan Rengasdengklok. Barang bukti Satu buah tas kulit yang berisikan Dua bungkus plastik bening besar yang masing-masing berisikan kristal warna putih, Satu bungkus plastik bening berisikan Satu bungkus bening berisikan kristal warna putih dengan berat bruto 51, 24 gram dan Satu unit handphone merk ViVo.

“Tidak ada kata ampun bagi pelaku kasus penyalahgunaan narkoba. Pastinya, akan lebih ditingkatkan kembali kinerja anggotanya di lapangan dalam rangka pengungkapan kasus Lahgun Narkotika Jenis Sabu. Bagi tersangka yang kita tangkap akan diancam Pasal 114 Ayat (1) Jo 112 Ayat (1) Undang-Undang Republik Indonesia No. 35 Tahun 2009 Tentang Narkotika,” pungkasnya.(use/vry)

Komentar

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan.