oleh

Jadi Klaster Perjalanan, Puluhan Warga Padalarang Terkonfirmasi Covid-19

BANDUNG BARAT- Penyebaran Covid-19 di Kabupaten Bandung Barat (KBB) memprihatinkan. Kenaikan kasus terus meningkat seperti yang terjadi di wilayah Kecamatan Padalarang.

Camat Padalarang, Dudi Supriadi mengatakan Kecamatan Padalarang berada pada urutan ketiga penderita Covid-19 di KBB. Hingga, Jum’at (11/2/2022) kemarin, tercatat warga Padalarang yang terkorfirmasi positif Covid-19 mencapai 67 orang.

Dia menyebut warga yang terkorfirmasi positif Covid-19 tersebut tersebar di wilayah Desa Cipeundeuy 17 orang, Desa Padalarang 16 orang, Desa Laksana Mekar 10 orang dan desa lainnya dengan jumlah variatif.

Hasil tracing pihaknya di lapangan, warga yang positif Covid-19 tersebut berasal dari klaster perjalanan.

“Mereka ada yang melakukan perjalanan ke luar negeri, keluar provinsi. Kemudian ada juga klaster lain, yaitu dari keluarga,” ungkap Dudi, saat dihubungi, kemarin.

Dudi belum bisa memastikan, warga yang terkorfirmasi positif Covid-19 dari varian mana. Namun yang jelas pada saat ini warganya tersebut, kebanyakan melakukan isolasi mandiri (isoman).

“Mereka hanya mengalami gejala ringan sehingga tidak perlu dirawat di rumah sakit. Sementara yang dirawat di rumah sakit pun, diantaranya sudah ada yang pulang lantaran kondisinya membaik,” ungkapnya.

Menindaklanjuti imbauan dari Forum Komunikasi Daerah (Forkopimda) KBB untuk memantau perkembangan penyakit tersebut, Dudi menyatakan pihaknya langsung melaksanakan rapat kordinasi dengan Kapolsek, Danramil, kemudian para kades dan para kepala puskesmas.

“Alhamdulillah tadi malam kita langsung melaksanakan kegiatan PPKM di sepanjang rute perjalanan, supaya tidak ada kerumunan,” ungkapnya.

Pemantauan dilaksanakan bersama dengan melibatkan Polsek dan Koramil, Satpol Polisi Pamong Pradja KBB dan Paguyuban Kotabaru Parahyangan. Terutama titik-titik tertentu yang biasa rawan kerumunan.

“Alhamdulillah sudah kelihatan landai lagi. Kemungkinan masyarakat sudah mulai menyadari, jadi tidak begitu banyak kerumunan,” beber Dudi.

Sebelumnya juga, disaat kasus Covid-19 mulai naik lagi, pihaknya bersama Puskesmas di wilayahnya langsung melakukan tracing.

Kemudian melakukan rapat dengan para kepala puskesmas se-Kecamatan Padalarang yakni Puskesmas Jayamekar, Padalarang dan Tagog Apu menyikapi kasus tersebut.

“Kita juga gencar melakukan vaksinasi, serta meminta warga untuk menjalanka protokol kesehatan,” pungkasnya.(sep)

Komentar

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan.