oleh

Penyaluran BPNT di Subang Diduga Ricuh, Sekarang Bantuan Berupa Uang Tunai 

SUBANG-Beredar video Pembagian Bantuan Pangan Non Tunai (BPNT) di Kelurahan Dangdeur diduga ricuh. Video tersebut beredar luas di WhatsApp, pada Kamis (24/2) berdurasi sekitar 48 detik.

“Bukan ricuh hanya ada kerumunan aja, jadi ditertibkan, oleh petugas” ungkap salah satu warga, Dandi, saat dikonfirmasi oleh Pasundan Ekspres.

Baca Juga: Kantor Pos Subang Salurkan Bantuan Pemerintah, Kerahkan 80 Petugas

Hal tersebut juga dibenarkan oleh Kasi PPMD Kelurahan Dangdeur, Netty. Apa yang beredar luas dalam video tersebut bukanlah kericuhan, hanya bentuk penertiban biasa.

“Tidak ada aman-aman saja,” ungkapnya.

Dalam video tersebut terlihat sejumlah warga sedang melakukan antrian pengambilan BPNT. Kemudian entah apa yang terjadi, seorang pria dengan mengenakan atasan hitam berteriak berinisiatif membubarkan sejumlah warga yaang terlihat seperti mengantri tersebut.

Lihat Juga: Penyerahan BPNT Tunai Oleh Kantor Pos di Sukareja Dibarengi Kegiatan Vaksin

“Satu komando, pulang!,” teriaknya.

Seperti diketahui, saat ini mekanisme penyaluran program BPNT berbeda dengan sebelumnya. Saat ini pemerintah menyalurkan bantuan kepada masyarakat melalui Kantor Pos.

Bantuan yang diberikan sebesar Rp600 ribu untuk tiga bulan yaitu Januari, Februari dan Maret.

Sebelumnya, bantuan yang diterima masyarakat berupa sembako dengan nilai Rp200 ribu per bulan.(idr/ysp)

 

Komentar

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan.

1 komentar