oleh

Misteri Hilangnya Mobil BMW Milik Yoris di TKP Kasus Pembunuhan di Jalancagak Subang

SUBANG-Kasus pembunuhan di Jalancagak Subang, yang menewaskan ibu dan anak, sudah memasuki bulan yang ke 10. Namun polisi sampai saat ini masih belum juga berhasil mengungkap kasus tersebut.

Dari pantauan Pasundan Ekspres, lokasi TKP pembunuan kini semakin tampak suram. Rumputnya tinggi-tinggi, hampir menutup seluruh bagian depan rumah.

Mobil BMW yang sebelumnya terparkir di garasi samping rumah juga tak terlihat, alias raib.

Mobil BMW tersebut adalah milik Yoris (34) anak pertama dari Yosef dan almarhumah Tuti Suhartini.

Kepala Desa Jalancagak, Indra Zaenal mengatakan, pihaknya tidak mengetahui pasti atas hilangnya mobil BMW tersebut. Ia mengetahui berdasarkan laporan dari masyarakat.

“Terkait Mobil BMW yang tidak ada di TKP saya tidak tahu menahu. Saya hanya tau informasi dari warga sekitar, kalau mobil BMW tidak ada. Selebihnya, saya tidak tahu,” ujar Indra pada Rabu (8/6).

Sementara itu, untuk pihak keluarga kedua korban, salah satunya suami sekaligus ayah dari korban, Yosef Hidayah (55) tidak berkenan untuk memberikan keterangan terkait dengan hilangnya dari mobil BMW di lokasi kejadian tersebut. Meski demikian, ia meminta kepada pihak kepolisian agar sedikit merawat rumah lokasi kejadian tersebut. Supaya tidak terlihat kumuh maupun kotor seperti saat ini.

“Yah, memang sangat menyedihkan kalau misalkan melihat rumah saya (TKP) itu. Biasanya terlihat bersih, tapi sekarang malah kumuh karena tidak ada penghuni,” kata Yosef.

Apabila terus dibiarkan seperti itu, menurut Yosef, rumah tempat tinggal dirinya bersama kedua korban bisa hancur karena tidak diurus dengan baik. “Saya mempertanyakan mengapa lampu mati? Terus rumput juga makin ke sini makin terus tumbuh dan takut semuanya nanti malah tertutup sama rumput. Ini namanya juga rumah, pasti bakalan hancur,” tambahnya.

BACA JUGA: Lima Tempat Wisata di Subang Terbaru dan Terhits

Dia berharap pihak kepolisian bisa memelihara rumah itu, meskipun saat ini masih dalam proses penyidikan dari Polda Jabar.

Pada kesempatan tersebut, Yosep mengaku masih menyimpan harapan lebih kepada pihak kepolisian atas kejelasan kasus tersebut.

“Saya mempercayakan sepenuhnya kepada pihak kepolisian. Tapi saya dengan tegas meminta kepada pihak kepolisian, terutama Polda Jabar apabila sudah mengantongi nama tersangka langsung segera ditetapkan,” kata Yosef.

Selain itu, apabila tersangka dalam kasus pembunuhan itu sudah ditangkap oleh pihak kepolisian, Yosef berharap, pelaku agar dihukum mati, dengan alasan sudah menghilangkan nyawa dari kedua orang tersayang.

“Saya masih terus mengharapkan kepada pihak kepolisian untuk segera menetapkan tersangka. Saya minta pelaku dihukum mati!” tegasnya.

Bahkan, lanjut Yosef, ia meyakini bahwa tersangka yang telah menghilangkan nyawa Tuti serta Amalia, berada di salah satu saksi yang selama ini sudah diperiksa oleh pihak kepolisian dari Polres Subang, maupun Polda Jabar.

“Kenapa saya bilang begitu? Karena ada salah satu saksi yang saya tidak sebutkan namanya, pernah tidak menandatangi hasil BAP saat diperiksa polisi,” ucapnya.

Komentar

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan.