Ngeri! Tertidur di KRL Jadi Incaran Pelaku Pelecehan Seksual

Editor:

Nasional – Manajemen PT KAI Commuter mengambil tindakan tegas dengan langkah hukum mengenai kasus dugaan tindak pidana pelecehan seksual di Kereta Rel Listrik (KRL) pada Jumat 15 Juli 2022 dan Sabtu 16 Juli 2022.

Dua kejadian pelecehan seksual ini tersebar di media sosial. Pelecehan di dalam KRL ini terjadi pada jalur Jakarta Kota-Bogor dan Stasiun Duri-Stasiun Jatinegara.

Manager External Relations & Corporate Image Care KAI Commuter, Leza Arlan mengungkapkan, pihaknya telah mengambil langkah tegas atas kejadian itu.

“Petugas pengamanan di dalam KRL berkoordinasi dengan petugas keamanan stasiun mengamankan terduga pelaku pelecehan di KRL Nomor 4264 relasi Jakarta Kota-Bogor,” jelas Leza Arlan di Jakarta, dikutip Senin 18 Juli 2022.

Leza menambahkan, terduga pelaku kemudian dibawa ke Pos Pengamanan Stasiun Pasar Minggu untuk dilakukan pemeriksaan atas kejadian tersebut.

Pada kasus hari Jumat ini, pelaku melancarkan aksi pelecahan dengan memegang payudara seorang penumpang wanita. Wanita itu kemudian berteriak dan pelaku diamankan.

“Selanjutnya petugas menyerahkan terduga pelaku ke pihak Kepolisian Sektor Pasar Minggu untuk diproses secara hukum,” ujar Leza.

Sedangkan mengenai pelecehan yang dilakukan pada hari Sabtu, KAI Commuter juga mendapatkan laporan dari pengguna KRL lintas Stasiun Duri-Stasiun Jatinegara yang merekam dugaan tindak pelecehan tersebut.

Melalui foto dan video yang beredar, seorang pria duduk bersebelahan dengan seorang penumpang wanita sedang tertidur.

Padahal ada tempat duduk yang kosong di sebelahnya. Pria itu terlihat menyembunyikan tangannya dengan tas. Kemudian memegang bagian tubuh wanita tersebut.

Petugas KAI Commuter langsung melakukan pengecekan dan penelusuran pelaku di area stasiun. Petugas pengamanan di dalam KRL maupun di area stasiun juga terus secara rutin berpatroli di pengawasan areanya masing-masing.

“KAI Commuter memastikan semakin aktif melawan pelecehan demi kenyamanan penumpang KRL,” ungkap Leza.

KAI Commuter juga mengimbau seluruh pengguna KRL untuk selalu waspada serta peduli atas keadaan sekitar.

Jika masyarakat melihat kejadian yang melanggar hukum atau norma-norma agama bisa langsung menghubungi layanan 24 jam Contact Center 021-121.

“KAI Commuter siap memberikan dukungan penuh untuk melindungi dan mendampingi korban tindak pelecehan dalam KRL,” Tutup Leza. (fin/yni)

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan.