Lina Marlina Siap Jadi Calon Bupati

Editor:

SUBANG-Sejumlah parpol di Subang sudah mulai memunculkan figur calon bupati. Kali ini, giliran Partai Kebangkitan Bangsa (PKB) memunculkan nama Lina Marliana. Politisi muda PKB ini muncul dan masuk bursa calon bupati Subang.

“Kami segenap jajaran Pengurus Perempuan Bangsa (badan otonom PKB) mendukung ibu Lina Marliana menjadi Bupati Subang tahun 2024 mendatang,” ujar Sekretaris Perempuan Bangsa Kabupaten Subang Dian Hardiantiningrum.

Menurutnya, posisi Lina Marliana yang saat ini menjadi Wakil Ketua DPRD Subang menunjukan bahwa dia adalah kader terbaik PKB Subang.

Dia menyampaikan, dorongan itu sekaligus menunjukan komitmen kader dan pengurus PKB, bahwa PKB memiliki figur yang layak dan utamanya bisa menyatukan semua potensi yang ada.

“Kami juga sudah diskusi dengan beberapa pengurus DPAC, dan mereka sepakat jika ibu Lina ikut meramaikan bursa bakal calon bupati,” jelasnya.

Bukan hanya itu, Dian menyampaikan, bahwa Lina bakal bisa diterima semua kalangan, terlebih secara usia dia masih tergolong muda. Kemudian secara karir politik selain menduduki posisi Wakil Ketua DPRD Subang, Lina juga menjadi Bendahara di DPC PKB Subang.

“Sebagai kaum perempuan, tentu kami sangat senang dan bahkan bangga, jika ada politisi perempuan yang naik. Apalagi usia ibu Lina juga masih muda, tentu akan bisa adaptif dengan perkembangan zaman,” jelasnya.

Sementara Ketua DPAC PKB Pamanukan Al Priyyan Pirmansyah menyampaikan, dari enam anggota DPRD Subang Fraksi PKB, yang memiliki potensi besar untuk merebut kursi eksekutif adalah Lina Marliana.

Karena Lina punya modal yang cukup yaitu posisi Wakil Ketua DPRD Subang, muda, pejabat partai dan perempuan. Karena dia meyakini, bahwa suara yang cukup berpengaruh signifikan di akar rumput adalah suara anak muda dan ibu-ibu.

“Kami mendukung ibu Lina untuk jadi Bupati Subang. Memang PKB harus mendorong kader, jangan hanya jadi pelengkap,” tegasnya.

Terlebih, tambah Al Priyyan, Lina merupakan politisi yang lahir dari wilayah Pantura. Dimana secara jumlah penduduk, Pantura itu lebih besar jika dibandingkan wilayah lain.

“Nanti tinggal dikawinkan dengan balon yang lain, agar bisa mewakili daerahnya, misal daerah tengah atau selatan,” tuturnya.

Menanggapi hal tersebut Wakil Ketua DPRD Subang dari Fraksi PKB Lina Marliana yang juga bendahara DPC PKB Subang menyampaikan, soal penilaian banom terhadap dirinya itu hak mereka. Mungkin menurut mereka dirinya memiliki kapasitas untuk menjadi calon bupati Subang.

“Ya itu hak mereka sebagai Banom PKB,  mereka punya sisi penilaian buat saya untuk jadi balon Bupati Subang. Tentunya jika dari partai dan organisasi sayap partai mendorong saya ke arah sana tentunya saya harus siap dengan titah partai,” ujar Lina.

Dia berharap mudah-mudahan penilaian terhadap dirinya itu, bukan hanya dari organisasi tetapi dari kalangan masyarakat Kabupaten Subang secara umum.(dan/ysp)

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan.