Satpolairud Sambang Warga Jaga Kamtibmas

Satpolairud
0 Komentar

PURWAKARTA-Satuan Polisi Perairan dan Udara (Satpolairud) Polres Purwakarta menunjukkan komitmen dan dukungan guna terciptanya keamanan di wilayah perairan. Satu di antaranya melalui program sambang masayarakat pesisir di wilayah Waduk Jatiluhur dan Cirata.

Kapolres Purwakarta, AKBP Edwar Zulkarnain melalui Kasat Polairud, AKP Jajang Sukandar mengatakan, sambang masyarakat merupakan kegiatan rutin Satpolairud Polres Purwakarta yang bertujuan untuk menjalin silaturahmi dengan masyarakat di wilayah perairan.

“Sasaran sambang masyarakat ada di dua lokasi, yakni di wilayah Polsek Maniis dan sekitar Mako Satpolairud Polres Purwakarta. Kami sampaikan aturan, edukasi dan sosialisasi terkait kegiatan masyarakat di wilayah pesisir Waduk Jatiluhur dan Cirata,” kata Jajang kepada wartawan, Senin (19/12).

Baca Juga:Bantuan Gempa Cianjur Perlu Variasi Donasi, Diantaranya Biaya Kuota untuk PelajarKomitmen Percepat Penurunan Stunting, TPPS Akan Sinergi dengan Berbagai Pihak

Melalui kegiatan ini, kata Jajang, diharapkan tidak ada batas antara masyarakat dengan pihak kepolisian. Sehingga, bila mana terjadi masalah sekecil apapun bisa segera terdeteksi dengan cepat.

Dirinya menambahkan, dalam sambang masayarakat pesisir ini, Satpolairud Polres Purwakarta menyampaikan beberapa pesan terkait kamtibmas secara humanis kepada masyarakat.

“Kami mengajak masyarakat untuk bersama-sama menjaga kamtibmas, serta saling berperan dalam rangka memelihara kamtibmas, khususnya di wilayah perairan Waduk Jatiluhur dan Waduk Cirata,” ujarnya.

Jajang juga berharap, peran aktif masyarakat untuk turut serta memelihara keamanan lingkungan sekitar, guna mencegah terjadinya gangguan kamtibmas, sehingga terciptanya situasi yang aman.

“Polri hadir di tengah-tengah masyarakat untuk memberikan rasa aman dan nyaman, mudah mudahan sambang masayarakat pesisir dapat menciptakan rasa aman dan nyaman,” ucap Jajang.

Dalam kegiatan tersebut, pihaknya melakukan sosialisasi mengenai antisipasi kecelakaan transportasi air, walaupun insiden kecelakaan air di wilayah Purwakarta masih terbilang minim.

Pihaknya juga terus melakukan sosialisasi tentang keselamatan yang merupakan salah satu upaya untuk mencegah terjadinya kecelakaan air.

Baca Juga:Universitas Subang Luluskan Sebanyak 474 Mahasiswa, Wabup Subang Minta Sikapi IndustrialisasiDandim 0619 Dukung Pengamanan Nataru

“Pastikan kapal tidak bocor, pompa air dapat berjalan dengan baik, serta perahu wajib memilki alat keselamatan. Baik itu berupa jaket pelampung, maupun ban pelampung. Dan, yang tidak kalah penting, tidak memuat penumpang melebihi kapasitas muatan yang telah ditentukan,” ujar Jajang.

Jika ingin melakukan aktivitas di perairan, maka diharapkan untuk memantau cuaca atau melihat prakiraan cuaca dari BMKG. Sehingga, masyarakat nelayan dapat terhindar dari kecelakaan air jika terjadi cuaca ekstrem.

0 Komentar