DPRD Bakal Segera Panggil BKPSDM

BKPSDM
0 Komentar

Polemik Soal Kegaduhan Open Bidding Sekda

BANDUNG BARAT-DPRD Kabupaten Bandung Barat (KBB) berencana akan kembali memanggil Badan Kepegawaian dan Pengembangan Sumber Daya Manusia (BKPSDM) KBB. Hal itu terkait dengan kegaduhan proses open bidding atau seleksi terbuka Jabatan Pimpinan Tinggi Pratama Sekretaris Daerah.

“Kami sudah beberapa kali menjadwalkan pertemuan dengan BKPSDM, tapi waktunya terkadang tidak pas. Kalau tidak BKPSDM-nya tidak bisa hadir, kami dari DPRD yang jadwal kegiatannya padat. Insya Allah minggu depan akan kami undang kembali dengan waktu lebih tepat,” kata Ketua Komisi I DPRD KBB, Sunarya Erawan di Padalarang. Belum lama ini.

Disebutkannya, dalam pertemuan dengan BKPSDM nanti akan ditanyakan terkait berbagai isu yang berkembang seputar open bidding sekda. Diketahui, kegaduhan terjadi mulai dari wacana untuk menghentikan proses open bidding sampai penolakan jabatan sekda dari luar Pemkab Bandung Barat.

Baca Juga:Lahan Pertanian Subang Jangan Tergerus IndustriWaspada Jalur Subang Selatan Rawan Kecelakaan

“Soal open bidding ini ikuti saja sesuai regulasi. Memang dari aturan tak ada yang melarang jabatan sekda dipegang oleh pejabat dari luar daerah. Semua memiliki peluang dan kesempatan yang sama. Tapi untuk di KBB, masa sih dari tujuh pejabat yang ikut open bidding tak ada satupun yang mumpuni jadi sekda,” sindir politisi dari Partai Golkar ini.

Tercatat ada delapan pejabat yang mengikuti open bidding sekda yaitu Kepala DP2KBP3A KBB Eriska Hendrayana, Kadis Perkim KBB Ade Zakir; Kepala Bapenda KBB Duddy Prabowo; Kadisdukcapil KBB Hendra Trismayadi; Kadispora KBB Imam Santoso.

Selanjutnya, Sekretaris DPRD KBB Rony Rudyana, Kadisperindag KBB Ricky Riyadi, ; dan Kepala Dinas Tenaga Kerja dan Transmigrasi Kota Serang Moch Poppy Nopriadi.

“Soal sekda dari luar, bukannya kami melakukan dikotomi. Tapi paling tidak, jika pejabat nanti yang akan menduduki jabatan sekda berasal dari internal Pemkab Bandung Barat memiliki satu langkah di depan, baik dari sisi sosiologis, kultur, psikologis, maupun politis.

Mereka akan lebih cepat beradaptasi, berbeda dengan pejabat dari luar tentunya butuh proses adaptasi yang tidak sebentar,’ paparnya.

Politisi senior ini berpandangan, kalau memang regulasi menempatkan pejabat yang menduduki jabatan sekda berasal dari luar KBB maka harus diterima dengan tangan terbuka. Ini menjadi pilihan terbaik dari yang terbaik,” tukasnya.

0 Komentar