DPRD Bandung Barat Tak Temukan Pelanggaran Perizinan Pasar Sayur Buah Lembang

DPRD Bandung Barat Tak Temukan Pelanggaran Perizinan Pasar Sayur Buah Lembang
0 Komentar

BANDUNG BARAT-Komisi 1 DPRD Kabupaten Bandung Barat tidak menemukan pelanggaran administrasi perizinanan saat sidak proyek Pasar Pusat Sayur dan Buah Lembang di Baru Adjak Lembang. Pada sidak tersebut, ditemukan fakta-fakta kelengkapan perizinan sesuai dengan peraturan.

Wakil Ketua Komisi 1 DPRD KBB Pither Djuandis mengungkapkan, dirinya telah melihat secara langsung fakta-fakta administrasi kelengkapan perizinan yang diberikan oleh Pengelola Pasar Pusat Sayur dan Buah Lembang. “Dalam penjelasannya dan menunjukan secara fakta telah mengantongi perijinan mulai dari RT/RW, Kecamatan, peil banjir andalalin, kajian lingkungan hidup, PBG,” jelasnya.

Menurutnya, ketika semua persyaratan administrasi perizinan telah lengkap, berarti sudah tidak ada masalah lagi untuk melaksanakan pembangunan. “Semua syarat administrasi sudah ditunjukan kepada komisi satu dan sudah tidak ada masalah,” tegasnya.

Baca Juga:Asep Firdaos Siap Konsisten Bantu Ekonomi, Kesehatan dan Pendidikan MasyarakatBawaslu Purwakarta Awasi Ketat Proses Sorlip Surat Suara, Pastikan Sesuai SOP

Menanggapi adanya Pasar Pusat Sayur dan Buah Lembang, Politisi dari partai Demokrat ini mengapresiasi keberadaan pasar tersebut, pasalnya menurut pither warga dapat langsung menjual hasil pertanian dipasar tersebut. “Saya pikir ini kearifan lokal sebagai anggota dewan saya perlu mendukung ini, karena ini jelas memperhatikan masyarakat kecil untuk meningkatkan perekonomian masyarakat,” tukasnya.

Diketahui, sidak Komisi 1 DPRD KBB didampingi oleh dinas perijinan KBB, Dinas Linkungan Hidup dan Camat Lembang Kabupaten Bandung Barat.

Sementara itu, Pengelola Pasar Pusat Sayur dan Buah Lembang Totoh Gunawan mengungkapkan bahwa pasar yang tengah dibangunnya merupakan pasar yang mengedepankan kearifan lokal yang harus di dukung oleh semua pihak. “Karena ini akan membantu petani kecil hasil pertaniannya bisa dijual dipusat sayur Lembang,” ucapnya.

Menurutnya, Lembang yang hampir hilang jati dirinya sebagai penghasil pertanian terbaik di Indonesia karena tergerus oleh wisata, dengan adanya pasar pusat sayur Lembang ini akan mengembalikan kearifan lokal Lembang yaitu sayuran. “Kan Lembang terkenal sebagai pusat sayur, nah kami ingin mengembalikan Lembang sebagai pusat sayur,” ungkapnya.(eko/sep)

0 Komentar