oleh

Dua bulan tanpa Nahkoda Rumitnya Tentukan Ketua DPD PAN

SUBANG-Posisi Ketua DPD Partai Amanat Nasional (PAN) Subang hingga kini masih kosong. Padahal DPD PAN sudah menggelar Musyawarah Daerah (Musda) pada 18 Februari 2021 lalu. Dua bulan lamanya PAN Subang tanpa ‘nahkoda’.

Padahal pada Musda itu terpilih tujuh formatur antara lain Asep Rochman Dimyati (ARD), Suherlan, Farah Putri Nahlia, Lutfi Isror, Albert, Tatang Kusnandardan Lidya. Mereka yang akan menggerakan roda PAN Subang ke depan.

Dari ketujuh nama itu, salah satu di antaranya harus ada yang menjadi Ketua DPD PAN Subang. Namun nampaknya, masih ada tarik menarik kepentingan sehingga penetapan Ketua DPD PAN berlarut-larut.

Informasi yang diperoleh di lapangan terjadi rivalitas antara kubu ARD dengan kubu Farah Putri Nahlia yang akrab disapa Neng Farah.

Keduanya sama-sama punya pengaruh besar. ARD, melalui kepemimpinanya sebagai Ketua PAN Subang berhasil meraih 5 kursi pada pileg 2019 dari sebelumnya 3 kursi. Dia pun bagian dari keberhasilan kemanangan Jimat-Akur dalam Pilkada.

Neng Farah tak bisa dipandang sebelah mata. Baru pertama nyalon anggota DPR RI, langsung berhasil. Kini ia duduk di Senayan, sebagai anggota DPR dapil Subang, Majalengka dan Sumedang.

Ketua Organizing Committee Musda DPD PAN Kabupaten Subang Lukman Barhaq menyampaikan, hingga saat ini belum ada Surat Keputusan (SK) dari DPD PAN “Jadi saat ini Ketua DPD PAN Subang demisioner, karena belum ada ketetapan SK dari Ketua Umum PAN ZUklifli Hasan (mengenai ketua DPD PAN Subang periode 2020-2025, red),” ungkapnya kepada Pasundan Ekspres, Kamis (29/4).

Dia menyebut, sudah dua bulan lamanya belum ada Ketua DPD PAN Subang. Padahal sudah terpilih tujuh formatur.

“Jika dihitung-hitung sudah ada 2 bulan pasca Musda ke V PAN Subang masih belum ada ketetapan (ketua DPD PAN Subang, red),” katanya.

Lukman menyebut, seharunya ketujuh orang formatur duduk bersama melakukan musyawarah di satu tempat untuk menentukan Ketua DPD PAN Subang.

“Namun yang terjadi undangan untuk tujuh formatur tersebut hanya dihadiri oleh 2 formatur saja yaitu ARD dan Albert di kantor DPD PAN Subang. Sementara 5 formatur lainnya tidak hadir,” ujarnya.

Lukman menyebut, Organizing Committee akhirnya mengusulkan ARD sebagai Ketua DPD PAN Subang kembali. Kini tengah menunggu SK dari Ketua Umum DPP PAN.

Lukman mengklaim, selama kekosongan Ketua DPD PAN Subang tidak ada persoalan secara kerpartaian di tingkat DPC. Aktivitas di DPC masih tetap berjalan.

“Tidak ada kendala, nanti setelah SK Ketua DPD PAN sudah ditetapkan maka konsolidasi ke DPC – DPC akan segera dilakukan,” jelasnya.(ygo/ysp)

Komentar

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan.