Pemprov Siapkan Rp10 Miliar untuk Bangun Jalan Lingkar Cagak

Pemprov Siapkan Rp10 Miliar untuk Bangun Jalan Lingkar Cagak
INDRAWAN SETIADI/PASUNDAN EKSPRES Pengendara melintas di jalan Lingkar Cagak beberapa waktu lalu. Penyelesaian pembangunan jalan tersebut akan segera dilakukan.
0 Komentar

SUBANG-Pembangunan jalan Lingkar Cagak akan dilanjutkan. Pemerintah Provinsi menganggarkan Rp10 miliar untuk menyelesaikan pembangunan jalan tersebut.

Pengumuman lelang mulai dirilis Pemkab Subang melalui halaman resmi lpse.subang.go.id. Tertulis nama tender peningkatan Jalan Pembangunan Jalan Lingkar Jalancagak dengan nilai paket Rp10.129.540.000.

Bupati Subang H. Ruhimat sebelumnya menargetkan pembangunan Lingkar Cagak rampung di akhir tahun 2020. Namun pembangunan lingkar cagak tertunda akibat pandemi Covid-19 realisasinya di akhir tahun pembangunan hanya sampai setengah jalan.

Baca Juga:Omzet Usaha Pangkas Rambut Anjlok Akibat PPKMTips Merawat Wajah saat Pandemi ala Nadia Stefanie

“Meski kondisi pandemi yang belum selesai, proses pembangunan dan pelayanan tidak boleh terhenti, kami upayakan untuk selesaikan sebagian jalan Lingkar Cagak ini, untuk kemudian sebagian dilanjutkan di tahun berikutnya,” ungkap Ruhimat akhir tahun lalu.

Kini meskipun jalan Lingkar Cagak belum rampung seluruhnya, namun tak sedikit kendaraan baik roda dua dan empat menggunakan jalan sepanjang 2,5 kilometer itu. Jalan tersebut sebelumnya dibangun oleh TNI AD Kodim 0605/Subang melalui karya bakti TNI.

Bupati juga memohon doa agar pembangunan jalan yang bersumber dari APBD Provinsi Jabar ini bisa rampung seluruhnya dan bermanfaat bagi masyarakat Subang.

“Ya mohon doanya saja kepada seluruh masyarakat Subang agar penyelesaian pembangunan jalan Lingkar Cagak bisa secepatnya. Agar segera dapat digunakan oleh para pengguna jalan untuk mengatasi kemacetan panjang yang selama ini dikeluhkan warga Subang,” kata Kang Jimat sapaan akrab Bupati Subang.

Wakil Bupati Subang, Agus Masykur Rosyadi mengingatkan agar pembangunan jalan Lingkar Cagak memerhatikan drainase/aliran air. Jangan sampai nanti malah menimbulkan persoalan baru.

“Dari sekarang harus diperhatikan sehingga tidak menimbulkan masalah ke depannya. Bila perlu untuk menunjang menahan aliran air mengarah ke daerah yang lebih rendah, terutama ke Pasar Jalancagak maka diusulkan untuk dibuat danau penampung air yang mampu menahan air dan dapat menjadi taman bahkan jadi tempat wisata,” ungkap Agus.

Agus menyampaikan, dengan adanya Lingkar Cagak ini akan berdampak pada perekonomian. Masyarakat bisa berjualan dengan adanya jalan tersebut.(idr/ysp)

 

0 Komentar