oleh

7 Manfaat Berhubungan Suami Istri Untuk Ibu Hamil, Tak Perlu Takut

Pasundan Ekspres – Melakukan hubungan suami istri bagi pasangan halal adalah salah satu kegiatan yang dapat membantu meningkatkan keharmonisan pasangan.

Untuk pasangan suami istri, terkadang bermain cinta dilakukan beberapa kali dalam seminggu, bahkan ada yang tiap hari.

Namun, saat istri sedang hamil, kadangkala suami atau istri enggan melakukannya, sebab takut berpengaruh negatif untuk janin yang dikandung .

Tetapi sebenarnya, bermain cinta saat hamil tentu sangat baik untuk ibu hamil dan juga untuk kekuatan janin, asalkan umur kandungan minimal empat (4) bulan.

Jika ragu sebaiknya berkonsultasi langsung dengan dokter kehamilan untuk menumpas rasa ragu suami istri. Seperti dilansir dari Thehealthsite, Berikut Manfaat Berhubungan Suami Istri Untuk Ibu Hamil

7 Manfaat Berhubungan Suami Istri Untuk Ibu Hamil, Tak Perlu Takut

1. Meningkatkan sirkulasi dalam tubuh

Dalam masa kehamilan, suplai darah dalam tubuh hampir dua kali lipat untuk memenuhi kebutuhan ibu dan bayi. Namun, sirkulasi yang lamban bisa menghambat proses tersebut.

Berhubungan suami istri diketahui dapat membantu memulihkan fungsi tubuh dengan pelepasan hormon tertentu dan memastikan sirkulasi yang tepat.

Hal itu berarti, janin menerima pasokan oksigen dan nutrisi yang cukup saat berada di dalam kandungan yang membantu pertumbuhan dan perkembangannya.

2. Mengarah pada kepuasan yang lebih besar

Terkadang, banyak dari ibu hamil mengalami puncak yang lebih baik selama kehamilan daripada fase pra-kehamilan mereka.

Alasannya adalah bahwa kehamilan meningkatkan produksi dua hormon dalam tubuh estrogen dan progesteron. Dengan meningkatnya estrogen dalam tubuh, maka aliran darah di daerah panggul menjadi lebih banyak, yang membuat wanita lebih terangsang.

Peningkatan suplai darah juga membuat puting menjadi besar dan tak berujung menjadi lebih sensitif. Dengan kepekaan yang meningkat di area sensual, wanita bisa mencapai puncak yang lebih baik dan begituan biasanya berlangsung lama dan intens.

Baca Juga: Rahasia dan Cara Memuaskan Istri Tercinta dari Awal hingga Akhir agar Rumah Tangga Harmonis

3. Memperkuat otot-otot dasar panggul

Berhubungan suami istri dengan teratur selama kehamilan juga dapat membantu menjaga otot-otot dasar panggul Anda tetap kencang dan kuat untuk membantu kamu menghadapi fase persalinan yang sulit.

4. Meningkatkan sistem kekebalan tubuh Anda

Kehamilan bisa juga menjadikan kekebalan tubuh seorang wanita rendah.

Terlepas dari modifikasi pola makan dan gaya hidup, berhubungan suami istri memainkan peran penting dalam meningkatkan kekebalan seseorang.

Hal itu disebabkan, bermain cinta meningkatkan kadar antibodi IgA dalam tubuh yang meningkatkan kekebalan dan menyelamatkan seseorang dari pilek dan flu musiman yang umum terjadi pada masa kehamilan.

5. Membantu memperkuat ikatan suami istri

Kehamilan menyebabkan pelepasan endorfin dalam tubuh yang membuat ibu dan bayi lebih bahagia dengan mengurangi tingkat stres.

Di samping itu, bermain cinta antara suami dan istri yang sedang hami, tentu menambah ikatan dan keintiman yang lebih baik di antara pasangan dan juga meningkatkan produksi oksitosin.

Hormon oksitosin merupakan hormon yang bertanggung jawab untuk keterikatan dan cinta, yang menjanjikan persalinan yang tidak terlalu menyakitkan.

6. Meningkatkan Kualitas Tidur

Berhubungan suami istri yang teratur, ikatan yang lebih baik, dan lonjakan endorfin dapat membantu ibu hamil untuk tidur lebih baik guna melawan kelelahan dan gejala kehamilan yang mengganggu lainnya.

7. Mencegah pre-eklampsia

Pre-eklampsia atau kenaikan tekanan darah kadang-kadang selama trimester kedua kehamilan merupakan hal yang cukup umum terjadi di antara banyak wanita.

Sementara diet, obat-obatan dan perubahan gaya hidup lainnya dapat membantu mengatasi masalah ini dengan  efektif, berhubungan suami istri selama kehamilan disebut Рsebuh dapat membantu mencegah pre-eklampsia.

Sebab, cairan pria mempunyai kandungan protein khusus yang disebut HLA-G yang dapat membantu mengatur sistem kekebalan tubuh dan menurunkan tingkat tekanan darah pada wanita selama masa kehamilan. (Jpnn/Jni)

Komentar

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *