Apa Hukum Menyikat Gigi Saat Berpuasa? Begini Penjelasan Ustadz Adi Hidayat

Apa Hukum Menyikat Gigi Saat Berpuasa? Begini Penjelasan Ustadz Adi Hidayat
Apa Hukum Menyikat Gigi Saat Berpuasa? Begini Penjelasan Ustadz Adi Hidayat. Foto : pixabay
0 Komentar

Religi – Kerap kali ada rasa tidak percaya saat melaksanakan ibadah puasa ramadhan. Salah satunya tentang hukum apakah menyikat gigi saat berpuasa diperbolehkan?

Menggosok gigi sudah menjadi kebiasaan dan akan merasa kurang nyaman saat tidak melakukannya. Terlebih disaat melaksanakan puasa biasanya mulut akan mengeluarkan bau yang kurang sedap.

Untuk menghindari hal tersebut beberapa orang biasanya menyikat gigi saat berpuasa.

Baca Juga:Rekomendasi OOTD Hijab untuk Buka Puasa Bersama TemanMakanan Khas Kudus yang Menjadi Primadona Saat Berbuka Puasa

Bagaimana dengan hukumnya, apakah membatalkan jika kita menyikat gigi di siang hari saat berpuasa?

Apa Hukum Menyikat Gigi Saat Berpuasa? Begini Penjelasan Ustadz Adi Hidayat

Ustadz Adi Hidayat LC, MA menjelaskan tentang menyikat gigi saat sedang berpuasa yang diunggah oleh kanal YouTube Info Singkat Official berjudul,”Sikat Gigi Dapat Membatalkan Puasa? Ustadz Adi Hodauay, LC MA.

“Ini kaidah biasa termasuk amalan mustahab (sesuatu yang telah dikerjakan Nabi satu atau dua kali) dengan catatan. Dalam kaitan ini Nabi menyampaikan dalam Kitab Syiam.”

“Kalau tidak memberatkan kepada umat, aku tentu akan memerintahkan umatku untuk bersiwak setiap kali dia akan solat,” jelas Adi Hidayat mengutip bunyi kitab.

Para ulama menyarankan di siang Ramadhan justru menyikat gigi.

“Amalan di puasa itu ada amalan yang dibolehkan, ada yang makruh. Kalau yang boleh, gak ada pahala gak ada dosa. Mis kumur kumur saat wudhu, atau saat panas sekali ingin kumur kumur, itu boleh,” ungkap Ustadz Adi Hidayat.

Disamping itu, jika menyengajakan kumur-kumur tapi tidak ada alasan, itu makruh hukumya.

Makruh sendiri berarti boleh dilakukan tapi Allah dan Nabi tidak menyukai perbuatan tersebut. Dikhawatirkan sebagian air bisa tertelan.

Baca Juga:Catat! Hal yang Disunahkan saat Berpuasa, Jangan DilewatkanKeistimewaan Shalat Tarawih Pada Bulan Ramadhan, Dari Malam Pertama sampai Malam Terakhir

“Termasuk suntik, kalau suntik untuk obat itu boleh, jaiz. Tapi bukan (suntikan) untuk menambah energi misalnya, bukan suntik vitamin c (tidak boleh),” paparnya.

Menyuntik insulin untuk penderita diabetes, hal tersebut juga diijinkan dan tidak membatalkan puasa.

Ia memberikan contoh lainnya, seperti seorang ibu yang memasak lalu mencium bau masakan dan mencicipinya apakah asin atau tidak.

Kemudian seorang ibu yang melembutkan makanan di mulutnya untuk diberikan kepada bayi dimasukan ke mulut.

0 Komentar