Suasana Haru Saat Momen Lebaran, Ibu dan Anak Terpidana Kasus Narkoba Hanya Berkomunikasi Secara Virtual

Suasana Haru Saat Momen Lebaran, Ibu dan Anak Terpidana Kasus Narkoba Hanya Berkomunikasi Secara Virtual
0 Komentar

SUBANG-Keluarga narapidana di Lapas Subang hanya bisa berkomunikasi melalui virtual. Tidak melakukan tatap muka secara langsung.

Momen sedih di saat lebaran, yang seharusnya bertemu secara langsung. Tapi terpaksa komunikasi antara keluarga dengan narapidana harus melalui virtual.

Komunikasi secara virtual tersebut sudah sesuai dengan instruksi Direktorat Jenderal Pemasyarakatan (Ditjenpas).

Baca Juga:Pemandian Air Panas Sempat Tercemar Lumpur, Wisata Sari Ater Kini Dipadati PengunjungDinas Pendidikan dan Kebudayaan Kabupaten Subang Terbitkan Surat Edaran, Siswa Masuk Sekolah Tanggal 12 Sedangkan Guru 9 Mei 2022

Keluarga narapidana, Sondakh (56) mengaku sangat sedih karena hanya bisa berkomunikasi dengan anaknya secara virtual.

“Iya sedih, hanya bisa menatap monitor komputer saja dan berbicara secara virtual,” ungkapnya kepada Pasundan Ekspres, Jumat (6/5).

Narapidana Lapas Subang Teddy ( 30 ) mengaku rindu kepada keluarga. Dia ingin bertemu langsung dengan keluarga.

“Ketika ibu saya menetaskan air mata, saya rindu rumah. Terlebih tidak bisa bertemu langsung di suasana lebaran, hanya bisa secara virtual,” ujarnya.

Usai menjalani hukuman, Teddy berjanji akan berkelakuan baik dan tida ingin mengulangi lagi perbuatannya menjadi pengedar narkoba.

Sementara itu, Kepala Lapas kelas II A Subang Tommi Hendri mengatakan, sesuai dengan instruksi dari Ditjenpas, pembesuk hanya diperbolehkan bertatap secara virtual dimana.

Lapas Subang sudah mempersiapkan berbagai peralatan yang mendukung.

“Untuk makanan yang dibawa pembesuk bisa dititipkan kepada petugas, tentunya setelah melewati rangkaian pemeriksaan secara ketat. Kebijakan tersebut karena saat ini masih situasi pandemi Covid-19,” bebernya.(ygo/ysp)

0 Komentar